Publikasiterkini.com° LebanonPrajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon atau United Nation Interim Force in Lebanon (UNIFIL) bertambah menjadi empat orang.
Terbaru yakni Praka Rico Pramudia, 31, yang gugur akibat serangan proyektil di Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan pada 29 Maret lalu,
Praka Rico dunia pada Jumat (24/4), setelah hampir sebulan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut, akibat luka parah.
UNIFIL melalui akun resmi X @UNIFIL_ menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Rico.
“UNIFIL menyesalkan wafatnya Kopral Rico Pramudia hari ini, yang terluka parah akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas pada malam 29 Maret,” tulis UNIFIL.
Serangan yang diduga dilakukan militer Israel terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok Hizbullah.
Rico sempat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut, namun nyawanya tidak tertolong.
Selain Rico, serangan tersebut juga menewaskan Praka Farizal Rhomadhon dan melukai dua prajurit lain, yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan.
Sehari kemudian, PBB mengonfirmasi dua prajurit TNI lainnya, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan, gugur akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan.
Insiden ini menambah daftar panjang korban dari pasukan perdamaian PBB di Lebanon, termasuk dari negara lain, yang menunjukkan tingginya risiko bagi peacekeepers di wilayah konflik.
Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengutuk keras serangan tersebut.
Editor: Sofi H


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini