Publikasi-terkini° Sampang _ Pemkab Sampang resmi memasuki fase penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun anggaran 2026 dengan menitikberatkan pada pembenahan sistem distribusi.
Jika pada tahun sebelumnya fokus utama berada pada perluasan penerima manfaat, maka pada tahun ini perhatian diarahkan pada perbaikan tata kelola distribusi yang sempat menjadi bahan evaluasi.
Sekretaris Satgas MBG, Sudarmanta, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah persoalan mendasar. Permasalahan tersebut meliputi prosedur distribusi yang dinilai masih berbelit hingga keterbatasan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lapangan.
“Kami tidak menutup mata terhadap evaluasi tahun lalu. Tahun 2026 adalah momentum bagi kami untuk melakukan standarisasi ulang. Fokus kami memastikan rantai distribusi lebih ramping dan aplikasi pelaporan jauh lebih responsif,” ujar Sudarmanta, Minggu (1/3/2026).
Sebagai langkah konkret, Pemkab melakukan pembaruan pada Aplikasi Lapor MBG guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta sistem pelaporan di lapangan.
Ia menambahkan, sistem terbaru tersebut kini dirancang sebagai early warning system yang terkoneksi langsung dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga potensi kendala distribusi dapat terdeteksi lebih dini.
Dengan pembaruan ini, Pemkab berharap program MBG di Kabupaten Sampang dapat berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan transparan sepanjang tahun anggaran 2026. (bo)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini