Menu

Khofifah Tegaskan Komitmen Perkuat Bank Syariah, Jajaki Kerja Sama Bank Jatim-Maybank di Malaysia

April 30, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong penguatan sektor perbankan syariah sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Komitmen tersebut disampaikan saat pertemuan strategis dengan CEO Maybank Islamic Berhad, Mohamad Yasin bin Abdullah, yang berlangsung di Kuala Lumpur sebagai rangkaian misi dagang dan investasi Jawa Timur – Malaysia,  dalam rangkaian kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Malaysia, Rabu (29/4).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah  bersama Dirut Bank Jatim dan Kadis Penanaman Modal dan Investasi menyambut baik peluang kerja sama antara Bank Jatim dan Maybank Group sebagai bagian dari aliansi strategis yang tidak hanya berorientasi pada aspek komersial, tetapi juga memperkuat layanan keuangan syariah yang inklusif dan berbasis nilai.

“Kami menyambut baik inisiatif kerja sama ini sebagai bagian dari aliansi strategis yang tidak hanya berorientasi pada aspek komersial, tetapi juga memperkuat layanan keuangan yang inklusif dan berbasis nilai,” ujarnya.

Dorong Ekosistem Halal dan Penguatan Layanan Remitansi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Baca Juga :  Surabaya Targetkan 250 Medali Emas di Porprov Jatim 2027, Gandeng Kampus Kembangkan Sport Science

Khofifah pun menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan Bank Jatim, khususnya dalam pengembangan unit usaha syariah yang didukung oleh sumber daya manusia profesional dengan kompetensi di bidang Islamic finance.

“Kami ingin unit usaha syariah di Bank Jatim diperkuat dengansumber daya manusia yang benar-benar memiliki latar belakang pendidikan Islamic finance, bukan sekadar transformasi dariperbankan konvensional. Ini penting untuk memastikan kualitas dan integritas layanan keuangan syariah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan bahwa sinergi ini juga akan memperkuat peran Bank Jatim sebagai Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama lima bank pembangunan daerah lainnya.

Skema ini dinilai strategis dalam memperluas captive market, memperkuat kolaborasi antarwilayah, serta meningkatkan skalaekonomi layanan perbankan daerah.

Selain itu, inovasi digital melalui pengembangan layanan J-Connect generasi ketiga juga menjadi bagian penting dalam mendorong inklusi keuangan, khususnya dalam memperluas akses layanan bagi masyarakat, termasuk masyarakat Jawa Timur yang berada di Malaysia.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat transformasi Bank Jatim menjadi institusi keuangan yang adaptif, kompetitif, dan mampu menjangkau masyarakat lebih luas,” imbuhKhofifah.(*)

 

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode