Publikasi-terkini° Surabaya _ Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya memperketat sistem pengawasan selama operasional haji 2026.
Langkah ini dilakukan dengan menambah kamera pengawas (CCTV) hingga 78 titik serta memperkuat personel keamanan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas jemaah.
Kepala Bidang Akomodasi PPIH Embarkasi Surabaya, Fentin Istifa’iyah, mengatakan saat ini telah terpasang sekitar 64 unit CCTV.
Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga mencapai 76–78 titik pengawasan di seluruh area asrama.
“Penambahan CCTV difokuskan di titik-titik krusial, seperti pintu masuk, gedung, jalur akses Portal Timur dan Portal Barat, hingga akses menuju Rumah Sakit Haji, termasuk jalur ambulans,” ujar Fentin, Senin (27/4).
Menurut dia, pemasangan CCTV bertujuan untuk memastikan keamanan jemaah haji serta mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti jemaah terpisah dari rombongan atau kehilangan barang bawaan.
“Jangan sampai saat jadwal keberangkatan, ada jemaah yang tertinggal atau barang hilang. Bahkan di area gudang penyimpanan juga kami pasang CCTV,” katanya.
Selain menambah jumlah perangkat, PPIH juga mengganti sebagian kamera lama dengan teknologi beresolusi tinggi agar hasil pemantauan lebih jelas dan detail.
Tidak hanya mengandalkan teknologi, PPIH turut memperkuat pengamanan melalui penambahan personel dan perubahan pola kerja.(*)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini