Publikasiterkini.com° Surabaya – Satreskrim Polrestabes Surabaya telah memeriksa eks Camat Pakal, Deddy Sjahrial Kusuma yang diduga melakukan penipuan dengan modus lowongan kerja sebagai outsourcing Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Informasi yang didapat, total 20 warga dari Surabaya, Lamongan dan Mojokerto diduga menjadi korban eks Camat Pakal itu.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah korban lantaran masih menerima satu laporan. Sehingga, ia meminta agar para korban lain segera melapor agar perkara ini lekas tuntas.
“Sementara masih satu laporan yang kami terima terkait dengan dugaan penipuan DSK,” kata Edy, Senin (27/4/2026).
Edy memaparkan, terlapor Deddy Sjahrial telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Selain Deddy, sejumlah orang yang diduga terlibat juga telah diperiksa untuk pengumpulan bukti.
“Kita masih periksa keterangan saksi pelapor dan terlapor. Lalu mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap peristiwa ini secara terang. Beberapa orang yang diduga ikut melakukan penipuan juga sudah kami periksa,” terang Edy.
Sementara itu, salah satu korban berinisial CL mengaku telah dihubungi Deddy usai mengadu ke Wakil Walikota Surabaya Armuji. CL mengaku jika Deddy menawarkan pengembalian uang dengan cara dicicil.
“Katanya mau dikembalikan tapi dicicil dulu Rp 5 juta. Saya tidak mau. Wong saya setornya Rp 25 juta,” kata CL.
CL menjelaskan, penolakan itu dilakukan karena ia tidak lagi mempercayai Deddy. Eks Camat Pakal itu sudah sering tidak menepati janji untuk melakukan pengembalian uang Rp 25 juta yang sebelumnya diterima.
“Sudah sering dia (Deddy) janji mengembalikan. Sampai sekarang ya tidak ada. Jadi saya mau ketemu (Deddy) kalau uang saya dikembalikan seutuhnya,” tegas CL.
SOFI H


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini