Publikasi-terkini° Surabaya _ Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansamembahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia di berbagai sektor.
Hal tersebut disampaikann Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan, Senin (27/4).
Dalam pertemuan kali ini, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara Indonesia khususnya Jawa Timur dan Saudi Arabia diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang saling menguntungkan (mutualisme) serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kedua pihak.
“Alhamdulillah, kami diterima oleh Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia, Yang Mulia Bapak Faisal pada Senin (27/4) di kantor kedutaan Saudi Arabia di Jakarta. Kami mendapatkan kesempatan yang cukup strategis untuk bisa berdiskusi membangun kerjasama di bidang ekonomi, pariwisata, terutama untuk membuka ruang investasi dari pelaku-pelaku usaha industri di Saudi Arabia ke Indonesia, terutama Jawa Timur,” ujarnya.
Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jemaah Haji
Selain sektor ekonomi, kedua pihak juga menjajaki potensi kerja sama di berbagai bidang lainnya, antara lain investasi, pariwisata, budaya, dan pendidikan.
Dalam diskusi tersebut, turut dibahas peluang kemudahan akses mobilitas, termasuk opsi fasilitasi bebas visa bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran kerja sama bilateral.
Menurut Gubernur Khofifah, upaya menarik investasi menjadi langkah strategis dalam memperluas ruang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di tengah dinamika ekonomi global saat ini.
“Ini masukan penting bagi Indonesia. Saat-saat seperti sekarang tentu mendatangkan investor menjadi bagian yang sangat penting untuk membangun ruang tumbuh perekonomian, terutama bagi kami di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Pangeran Mohammed bin Salman atas dukungan yang diberikan kepada Indonesia, khususnya dalam penyelenggaraan layanan bagi jamaah haji asal Indonesia, terutama Jawa Timur.
Ia menuturkan bahwa terdapat peluang bagi pelaku usaha dari Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam penyediaan kebutuhan logistik, khususnya konsumsi bagi jemaah haji asal Indonesia.(“)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini