Menu

Konsolidasi Strategis di Segoromadu: Abah Solikin Pimpin SBG 2 Perketat Pengawasan Tracking Jelang Lebaran

Maret 5, 2026

Publikasi-terkini° Gresik _ Di tengah suasana hangat sore Ramadhan 1447 H, Rumah Makan Segoromadu, Kebomas, menjadi saksi bisu penguatan strategi operasional Tim SBG 2. Bukan sekadar seremoni berbuka puasa biasa, agenda bertajuk “Tim SBG 2 Buka Bersama” pada Rabu (4/3/2026) ini bertransformasi menjadi forum konsolidasi tingkat tinggi.

​Acara tersebut dipimpin langsung oleh Abah Solikin, pengusaha transportasi kawakan sekaligus Ketua SBG 2. Kehadirannya didampingi oleh Abah Muksin, Sekretaris Jenderal Ormas Mantra (Madura Nusantara), yang turut memperkuat dimensi analisis dan pengalaman dalam diskusi tersebut.

Fokus utama pertemuan ini adalah pemantapan koordinasi pengawasan tracking menjelang arus mudik Lebaran. Abah Solikin menegaskan bahwa latar belakang profesionalnya di industri transportasi menjadi modal utama dalam memetakan risiko dan mobilitas masyarakat secara presisi.

​“Buka bersama ini lebih dari sekadar silaturahmi. Ini adalah forum konsolidasi tim, di mana strategi pengawasan diuji secara matang sebelum diaplikasikan di lapangan,” ujar Abah Solikin.

​Ia menambahkan bahwa efektivitas pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan teori, melainkan harus berpijak pada data lapangan yang akurat.

“Pengalaman saya di dunia transportasi menjadi landasan nyata untuk memahami arus masyarakat. Kesiapan kita harus total,” tegasnya.

Baca Juga :  Polres Sidoarjo Diduga Kriminalisasi Guru Ngaji, Kasus Perdata Dipaksa Jadi Pidana

Ditinjau dari perspektif manajemen, langkah SBG 2 ini menunjukkan model kepemimpinan yang sistematis. Kehadiran tokoh organisasi masyarakat (ormas) Mantra seperti Abah Muksin mempertegas pentingnya sinergi lintas elemen untuk memastikan pengawasan publik berjalan efektif dan terukur.

​Beberapa poin kunci yang ditekankan dalam pertemuan tersebut meliputi:

  • ​Akurasi Data: Pemanfaatan data lapangan untuk memetakan titik-titik krusial.
  • Manajemen Risiko: Antisipasi lonjakan mobilitas menjelang Idul Fitri.
  • Koordinasi Tim: Penyelarasan visi antaranggota agar pengawasan tidak terjebak dalam retorika simbolis.

Pertemuan di Segoromadu sore itu meninggalkan pesan kuat: SBG 2 di bawah komando Abah Solikin siap beroperasi dengan visi yang jelas. Di bulan suci Ramadhan 1447 H ini, organisasi tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ketertiban dan keamanan arus masyarakat melalui pendekatan yang profesional dan berpengalaman.

​Dengan strategi yang telah digodok matang, masyarakat diharapkan dapat merasakan dampak langsung dari pengawasan yang sistematis dan terintegrasi ini. (pn)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode