Publikasiterkini.com // Sampang – Warga Dusun Sang-sang, Desa Omben, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan penemuan seorang balita perempuan berusia empat tahun yang diduga ditelantarkan oleh kedua orang tuanya. Balita bernama Cahya Ayu Wulan Jelita itu ditemukan dalam kondisi kedinginan dan kotor di sekujur tubuhnya pada Rabu (15/10/2025) pagi.
Mengetahui kejadian tersebut, Polsek Omben bergerak cepat (Gercep) menindaklanjuti laporan masyarakat. Keponakan dari warga setempat, Rief Ainiyah, melaporkan penemuan balita itu ke pihak kepolisian setelah bibinya, Samsiyeh, menerima balita dari seorang warga bernama Toyyib.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 04.30 WIB, Samsiyeh yang hendak mandi di sumber air Omben melihat Toyyib bersama seorang balita dalam kondisi gemetar dan kotor. Toyyib mengaku menemukan balita tersebut di depan pintu rumahnya dan kemudian menyerahkannya kepada Samsiyeh beserta pakaian dan botol susu.
Samsiyeh kemudian memandikan dan memberi makan balita tersebut sebelum melaporkannya ke pihak berwenang. Petugas Polsek Omben bersama bidan desa dan Penjabat Kepala Desa Omben segera mengevakuasi balita ke Puskesmas Omben untuk pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan, balita tersebut dalam kondisi sehat dengan panjang tubuh 90 cm, berat 8,8 kg, suhu tubuh 36,5°C, dan diketahui memiliki kelainan saraf bawaan pada kedua pergelangan tangan yang tidak bisa diluruskan.
Sekitar pukul 09.30 WIB, kedua orang tua balita, Defi Susanti dan Basori, warga Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, datang ke puskesmas membawa dokumen berupa Kartu Keluarga dan akta kelahiran untuk membuktikan bahwa mereka adalah orang tua kandung anak tersebut.
Kapolsek Omben, Iptu Sujinarto, saat dikonfirmasi awak media membenarkan laporan penemuan balita tersebut.
“Benar, pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB warga melaporkan penemuan balita berusia empat tahun bernama Cahya Ayu Wulan Jelita dalam kondisi sehat. Petugas sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Setelah pemeriksaan dan verifikasi identitas, balita tersebut telah dibawa pulang oleh kedua orang tuanya.
“Kondisi anak dalam keadaan sehat. Kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada unsur penelantaran,” tambah Iptu Sujinarto.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi keterangan langsung dari kedua orang tua balita tersebut. Kasus ini menambah daftar panjang peristiwa memprihatinkan terkait dugaan penelantaran anak di Kabupaten Sampang.
Tim : Redaksi


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini