Menu

Kepala Desa Winongan Kidul Wujudkan Kepemimpinan Melayani Lewat Program Jatim Puspa 2025

November 13, 2025

Publikasiterkini.com // Pasuruan – Di tengah tantangan ekonomi dan arus digitalisasi yang kian deras, Kepala Desa Winongan Kidul, Osin Affan, menjadi contoh nyata pemimpin yang tetap berpijak pada prinsip pelayanan dan kebermanfaatan bagi warganya. Meski telah memimpin hingga tiga periode, Osin dikenal tetap sederhana dan konsisten menolak memperkaya diri dari jabatannya. Fokus utamanya adalah menyejahterakan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya Program Jatim Puspa 2025.

Program yang digagas Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur ini membawa harapan baru bagi masyarakat desa. Di Winongan Kidul, sebanyak 22 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan senilai Rp 2,5 juta per orang dalam bentuk bahan dan alat usaha produktif sesuai potensi ekonomi masing-masing.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Pak Gede, bersama pendamping Jatim Puspa, Pak Akhlis, serta perwakilan DPMD, Kris. Suasana haru dan antusiasme tampak jelas di wajah para penerima manfaat yang kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup secara mandiri.

Salah satu penerima bantuan, Tamunah, penjual rengginang dan kue basah asal Dusun Kebondalem, mengaku sangat terbantu dengan dukungan tersebut.

Baca Juga :  Achmad Garad Sebut Upaya Relokasi Pedagang Pasar Gersikan Ilegal: "Jangan Grusa-Grusu!"

“Dulu saya bikin rengginang dengan alat seadanya. Sekarang punya kompor gas baru, tabung LPG, dan bahan baku dari program Jatim Puspa. Alhamdulillah, usaha saya jadi lebih lancar,” ujarnya dengan mata berbinar.

Hal senada disampaikan Amira, pemilik warung STMJ dan nasi bungkus, yang kini bisa memperluas usahanya berkat bantuan bahan pokok dan perlengkapan dagang.

“Bantuan ini bukan cuma uang, tapi semangat. Saya jadi yakin bisa bantu ekonomi keluarga tanpa harus berutang lagi,” tuturnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Nik Khoironi, warga Dusun Pandean yang membuka warung rujak, tahu campur, dan minuman, kini dapat berjualan dengan peralatan yang lebih lengkap, seperti kompor gas dua tungku, termos es, serta bahan usaha seperti tepung, beras, dan kopi. Ia optimistis pendapatannya akan meningkat.

Kepala Desa Osin Affan menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikawal agar tepat sasaran dan benar-benar digunakan untuk usaha produktif.

“Saya hanya ingin melihat warga saya maju. Kalau mereka bisa hidup layak dan mandiri, itu sudah cukup bagi saya. Tidak ada kebahagiaan lain selain melihat masyarakat tersenyum karena hasil keringatnya sendiri,” ujarnya dengan rendah hati.

Baca Juga :  Piala Thomas 2026: Waspadai Kekuatan Ganda Thailand, Fajar Alfian Minta Tim Indonesia Tetap Fokus

Program Jatim Puspa 2025 bukan sekadar bantuan sosial, tetapi gerakan pemberdayaan ekonomi yang melibatkan pemerintah, pendamping, dan aparat desa. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.

Kisah dari Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat tumbuh dari desa kecil ketika pemimpinnya berjiwa besar dan rakyatnya mau bergerak bersama.

Sebagaimana pepatah Jawa mengatakan, “Sopo sing nandur, bakal ngunduh” — siapa yang menanam kebaikan, dialah yang akan menuai hasilnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode