Menu

Operasi Ketupat 2026: Kolaborasi Lintas Kementerian Integrasikan Rekayasa Lalu Lintas dan Strategi Tol Fungsional

Maret 12, 2026

Publikasi-terkini° Jakarta _ Pemerintah resmi meluncurkan Operasi Ketupat 2026 guna mengawal pergerakan masif arus mudik Lebaran tahun ini. Berdasarkan data prediksi, sedikitnya 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman, yang akan dikawal oleh 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi.

​Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa strategi tahun ini mengedepankan akurasi data. Strategi rekayasa lalu lintas seperti one way, contra flow, dan ganjil-genap tidak lagi diterapkan secara manual, melainkan berdasarkan perhitungan matematis dari traffic counting secara real-time.

​”Kami menerapkan indikator yang terukur untuk menjaga rasio volume kendaraan di bawah ambang batas kemacetan. Setiap kebijakan akan disosialisasikan kepada publik paling lambat dua jam sebelum eksekusi,” ujar Wakapolri dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Rabu (11/3).

​Sektor infrastruktur turut memperkuat operasi ini. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengumumkan pembukaan 10 ruas tol fungsional di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan sebagai jalur alternatif pengurai kemacetan.

​Selain penambahan jalur, pemerintah memberikan stimulus berupa:

  • ​Diskon tarif tol hingga 30%.
  • ​Diskon tiket transportasi umum.
Baca Juga :  Viral Video Asusila 4 Menit 27 Detik di Pamekasan: Polisi Amankan Terduga Pelaku Pria

“Langkah ini diambil untuk mendorong distribusi pemudik agar tidak menumpuk di waktu puncak arus mudik,” jelas AHY.

​Tidak hanya soal kelancaran, aspek keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Sebanyak 2.746 pos telah disiagakan di berbagai titik strategis, yang terdiri dari:

  1. ​1.624 Pos Pengamanan
  2. ​779 Pos Pelayanan
  3. ​343 Pos Terpadu

​Seluruh pos ini akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan darurat dan bengkel siaga bagi pemudik. Pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi fisik dan kelaikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

​Melalui sinergi ketat antar-kementerian dan lembaga, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menjamin perjalanan mudik yang tidak hanya lancar, tetapi juga aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

 

(Basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode