Publikasiterkini° Sidoarjo _ Organisasi Pecinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) sukses menyelenggarakan acara Halalbihalal pada Minggu (19/04/2026). Bertempat di area Kuliner Lapangan Dewata, Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi antar-penggiat seni di Jawa Timur.
Ketua Umum PSNB, Imam Alipi, mengapresiasi kinerja jajaran panitia yang telah mempersiapkan acara dengan matang. Adapun struktur kepanitiaan yang bertugas meliputi:
- Ketua Panitia: Elys
- Wakil Ketua & MC Acara: Zakarya Zafanda
- Bendahara: Tia Ivanda & Novi
- MC Hiburan: Dargombes & Tiger
- Seksi Hiburan: Pur Bass
- Sie Rohani (Doa): Jamsari
- Keamanan: Lies
- Konsumsi: Endang & Maisaroh
- Penerima Tamu: Ani Pancali & Arnita Angel
Dalam sambutannya, Imam Alipi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang penuh kehangatan tersebut. Ia menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah temu kangen dan saling memaafkan.

”Alhamdulillah, acara ini terlaksana dengan baik. Meski dikemas secara sederhana, namun memiliki kesan yang luar biasa. Harapan kami ke depan, dunia seni akan lebih baik lagi; para seniman bisa terus berkarya dan berkreasi sesuai bidang masing-masing dengan tetap menjaga kerukunan agar organisasi semakin solid,” ujar Imam Alipi ditutup dengan slogan khasnya, “Salam satu hati, satu nada, seirama.”
Suasana penuh kekeluargaan semakin terasa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting dalam ekosistem kesenian Sidoarjo. Jaka Siswanto, Ketua DPC PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) Sidoarjo, hadir bersama jajaran pengurus dan turut menyumbangkan suara emasnya di panggung.
Tak ketinggalan, Dodot Al Buchori selaku Ketua PPAJT (Perkumpulan Pembawa Acara Jawa Timur) Sidoarjo, serta Arifin, Ketua Seni Budaya Wage, juga hadir memberikan dukungan. Dalam orasinya, Arifin menekankan pentingnya menjaga kerukunan demi keberlangsungan seni budaya di Indonesia.
Keriaan ini tidak hanya dihadiri oleh seniman lokal Sidoarjo, tetapi juga menarik antusiasme penggiat seni dari berbagai daerah seperti Kediri, Bojonegoro, Lumajang, Pasuruan, hingga Surabaya. Kehadiran lintas daerah ini membuktikan bahwa PSNB mampu menjadi wadah pemersatu bagi para seniman di Jawa Timur.
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini