Menu

Polsek Jombang Bubarkan Aksi ‘Sahur On The Road’, 10 Remaja Diberikan Pembinaan

Maret 8, 2026

Publikasi-terkini.com° Jombang – Pada pukul dua dini hari, petugas Polsek Jombang Kota membubarkan aksi sahur on the road yang dilakukan oleh sejumlah remaja dengan menggunakan sound system dan konvoi sepeda motor, Minggu (8/3/2026).

Aksi tersebut tidak hanya mengganggu ketenangan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas.

Remaja yang terlibat dalam konvoi sahur ini tampak mengendarai sepeda motor dan berbaris panjang di jalan. Di bagian depan, terdapat kendaraan roda tiga yang mengangkut peralatan sound system, yang mengeluarkan suara menggelegar dan memekakkan telinga.

Meskipun aksi ini merupakan tradisi yang dilakukan beberapa kalangan untuk membangunkan sahur, namun waktu dan cara yang digunakan dapat menimbulkan keresahan.

Petugas yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Dian Rizal Mabrur langsung merespon dengan cepat. Mereka menghentikan konvoi puluhan sepeda motor yang tengah berjalan di jalanan kota.

Beberapa remaja yang terlibat dalam aksi tersebut langsung kaget dan tiga di antaranya memilih kabur. Namun, selebihnya berhasil digiring ke Polsek Jombang Kota untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

“Ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi tawuran, juga untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” jelas Ipda Dian Rizal Mabrur mengenai tindakan yang diambil oleh petugas.

Baca Juga :  Aksi di Polda Jatim, Tiga Organisasi Desak KPK Bongkar Dugaan TPPU H. Mukmin dan Bekingan Oknum

Sebanyak 10 remaja yang terlibat dalam aksi ini, yang semuanya masih di bawah umur, diberikan pembinaan oleh Unit Reskrim Polsek Jombang Kota. Para orangtua mereka juga turut diundang untuk hadir di Mapolsek untuk mendampingi anak-anak mereka.

“Hal ini bertujuan agar para orangtua dapat memberikan pengawasan yang lebih baik dan memahami dampak negatif dari tindakan yang dilakukan anak-anak mereka,” lanjut Rizal.

Aksi sahur on the road memang menjadi tradisi bagi sebagian remaja, namun dengan pendekatan yang lebih bijaksana dan menghargai waktu istirahat orang lain, diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi. Penegakan hukum yang dilakukan oleh Polsek Jombang Kota menjadi langkah preventif untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan. (SH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode