Menu

Petani di Gresik Tewas Tersengat Jebakan Listrik Buatan Sendiri

April 19, 2026

Publikasi-terkini° Gresik _ Peristiwa tragis menimpa Suwadi (61), seorang petani asal Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Ia ditemukan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari jebakan hama tikus di area persawahannya sendiri pada Jumat (17/4) malam.

Kejadian memilukan ini pertama kali diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan keterangan Kapolsek Benjeng, AKP Hendrawan, peristiwa bermula saat korban berangkat ke sawah sekitar pukul 17.00 WIB untuk memasang jebakan tikus yang menggunakan aliran listrik dari accu (aki).

“Korban diduga tersengat aliran listrik dari jebakan yang dipasangnya sendiri. Saat ditemukan oleh saksi di lokasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ungkap AKP Hendrawan.

Saksi mata di lokasi, Sagi (65) dan Sugiono (53), yang juga sesama petani, langsung meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi tubuh korban ke kediamannya. Namun, setibanya di rumah, pihak medis memastikan bahwa nyawa korban sudah tidak tertolong.

Mendapat laporan dari perangkat desa, jajaran Polsek Benjeng segera menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga memasang garis polisi dan berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Gresik serta tenaga medis dari Puskesmas Metatu.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Tukang Cukur di Lidah Kulon Surabaya

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, dipastikan korban meninggal dunia akibat sengatan listrik dari accu yang digunakannya sebagai jebakan hama tikus,” tambah Kapolsek.

Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan autopsi dan berkomitmen untuk tidak melakukan tuntutan hukum di kemudian hari, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi.

Menutup keterangannya, AKP Hendrawan memberikan peringatan keras kepada para petani di wilayah Benjeng dan sekitarnya agar lebih waspada dalam mengelola lahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar sangat berhati-hati. Penggunaan aliran listrik sebagai metode pengendalian hama sangat berisiko tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Mohon gunakan cara-cara yang lebih aman,” pungkasnya.(*)

 

Red•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode