Surabaya — Dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dinilai menuntut penguatan sistem berbangsa dan bernegara di dalam negeri. Akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Darsono, menilai langkah tersebut penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global secara lebih solid.
Menurut Darsono, kondisi geopolitik internasional yang tidak stabil dapat berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga keamanan nasional. Oleh karena itu, penguatan internal bangsa menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga stabilitas negara.
“Di tengah situasi geopolitik global saat ini, penguatan internal bangsa kita menjadi sangat penting,” kata Darsono dalam kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Surabaya.
Ia menjelaskan bahwa penguatan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu memperkokoh fondasi ideologi negara serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya persatuan nasional.
Selain itu, Darsono menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital yang turut memengaruhi dinamika sosial di tengah masyarakat. Arus informasi yang sangat cepat dinilai berpotensi memunculkan berbagai narasi yang dapat memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap situasi global.
Oleh karena itu, ia menilai masyarakat perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap ideologi, budaya, serta nilai-nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
Darsono menambahkan, penguatan nilai kebangsaan juga dapat berperan dalam menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki pemahaman kuat terhadap identitas bangsa akan lebih mampu menjaga persatuan serta mendukung kebijakan pemerintah dalam menghadapi tantangan internasional.
Ia juga menilai pemerintah terus berupaya menjaga kepentingan nasional melalui berbagai kebijakan strategis, mulai dari menjaga kedaulatan negara hingga memperkuat posisi Indonesia dalam hubungan internasional.
Langkah tersebut dinilai penting agar Indonesia dapat tetap stabil serta memiliki daya tahan yang kuat di tengah dinamika global yang terus berubah.
Darsono berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna memastikan bahwa nilai-nilai kebangsaan tetap menjadi landasan utama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini