Publikasiterkini.com ° Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil memulangkan buronan kasus peredaran sabu senilai Rp5 triliun, Dewi Astutik (47), dari Kamboja. Dewi tiba di Bandara Soekarno-Hatta, pada malam hari Selasa (2/12/2025) dengan pengawalan ketat petugas.
Berdasarkan foto yang diperoleh wartawan di lokasi, Dewi yang mengenakan kaos lengan pendek berwarna terang, kacamata, dan berambut pendek, tampak terus menundukkan kepala. Kedua tangannya diikat dengan kabel ties saat digiring petugas melewati prosedur imigrasi hingga keluar dari area bandara. Selanjutnya ia langsung dibawa ke kantor pusat BNN RI untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Penangkapan Dewi dilakukan pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 13.39 waktu setempat di lobby sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja. Saat itu, target terdeteksi berada di dalam mobil Toyota Prius warna putih dan langsung diamankan oleh tim gabungan BNN dengan otoritas setempat.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto turut terjun langsung memimpin operasi di Kamboja. Dalam jumpa pers di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Selasa sore, Suyudi menyatakan keberhasilan ini merupakan wujud komitmen pemberantasan narkoba sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ke-7 tentang reformasi hukum dan ketahanan bangsa.
“Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan, sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Narkoba bukan hanya kriminalitas biasa, tapi isu kemanusiaan. Pengguna adalah korban yang harus direhabilitasi, bukan sekadar dipenjara,” tegas Suyudi.
Dewi Astutik sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) dan buronan Interpol sejak terlibat jaringan peredaran 1 ton sabu asal Thailand yang digagalkan BNN pada 2023. Kasus tersebut memiliki nilai fantastis mencapai Rp5 triliun di pasar gelap.
Proses ekstradisi dan pemulangan Dewi Astutik ini menjadi salah satu keberhasilan besar BNN di akhir tahun 2025 dalam upaya melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba. Pemeriksaan lanjutan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang masih tersisa.
(Red/dtk)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini