Publikasiterkini.com ° Surabaya – Aksi demonstrasi ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (GASPER) Jatim menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama Surabaya, Kamis (27/11/2025).
Massa mulai bergerak dari kawasan Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 13.00 WIB dengan ratusan sepeda motor serta beberapa mobil komando berupa pikap dan truk. Mereka menggunakan seluruh badan jalan sehingga menutup total akses kendaraan lain.
Akibatnya, Jalan Raya Darmo ditutup sementara dan terkunci total. Pengendara dari arah Wonokromo yang hendak menuju pusat kota dialihkan melalui Jalan Diponegoro. Kemacetan juga meluber hingga Jalan Wonokromo dan sekitarnya.
Setelah melewati Jalan Basuki Rahmat, Embong Malang, Blauran, dan Bubutan, massa tiba secara bertahap di depan Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan mulai pukul 14.30 WIB. Jalan Pahlawan pun menjadi padat merayap karena sebagian ruas jalan digunakan massa aksi.

Petugas kepolisian terlihat berjaga dan mengatur arus lalu lintas. Masyarakat diimbau menghindari kawasan tersebut dan menggunakan jalur alternatif seperti Jalan Kebun Rojo hingga Jalan Stasiun Kota.
Juru bicara GASPER Jatim, Jazuli, menyatakan bahwa aksi hari ini bertujuan menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2026 menjadi Rp3.356.349.
“Dalam aksi demonstrasi hari ini, ribuan buruh Jawa Timur menuntut penetapan UMP Jatim 2026 sebesar Rp3.356.349,” tegas Jazuli.
Ribuan buruh yang hadir berasal dari berbagai kawasan industri di Jatim, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Tuban, Probolinggo, Jember, Lumajang, Jombang, dan Malang. Mereka membawa spanduk, bendera serikat, serta atribut masing-masing.
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini