Menu

Raih Juara II di Polda Jatim, Satresnarkoba Tanjung Perak Andalkan Strategi Taktis Bongkar Jaringan Narkoba

Oktober 29, 2026

SURABAYA° Pt.com _ Di atas meja kerja yang lapang, Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., tampak serius membedah peta wilayah. Pagi itu, ruangannya bertransformasi menjadi ruang komando dan kelas taktis dadakan bagi para Kepala Unit (Kanit) serta jajaran penyidik.

​Bagi Adik, membongkar jaringan sabu-sabu di kawasan pesisir dan pelabuhan—sebuah wilayah dengan mobilitas tinggi barang dan orang—tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan prosedur administratif standar. Dibutuhkan kombinasi sempurna antara ketajaman analisis, kepekaan membaca gerak-gerik di lapangan, serta kehati-hatian hukum yang matang.

​”Menjaring para pelaku pengedar narkoba tidak semudah yang kita bayangkan. Dibutuhkan pikiran yang cerdas, tepat, dan tangkas,” tegas Adik di hadapan para jajarannya, Kamis (29/10/2026).

​​Pendekatan Humanis dan Taktis di Lapangan

​Wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak dikenal memiliki karakteristik unik. Lorong-lorong sempit pelabuhan hingga perkampungan padat penduduk kerap menjadi tantangan tersendiri dalam memutus rantai peredaran gelap narkotika.

​Pendekatan internal yang diterapkan AKP Adik bukan tanpa hasil nyata. Di bawah komandonya, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak baru-baru ini sukses mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II Kategori Pengungkapan Kasus Terbanyak Semester I 2026 tingkat Polda Jawa Timur.

Baca Juga :  Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

​Kendati demikian, prestasi ini tidak membuat jajaran Satresnarkoba berpuas diri. Dinamika penanganan perkara di lapangan yang kerap menjadi sorotan publik justru dijadikan cambuk untuk bekerja lebih profesional, transparan, dan terukur.

​​Komitmen Tanpa Kompromi

​Operasi penyisiran dari lorong pelabuhan hingga kampung-kampung yang diidentifikasi sebagai sarang peredaran narkoba terus digalakkan. Dengan strategi taktis yang terus diperbarui melalui evaluasi berkala di ruang kerja Kasat Resnarkoba, pihak kepolisian bertekad untuk mempersempit ruang gerak para bandar dan pengedar.

​Langkah tegas ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa, khususnya di kawasan strategis pelabuhan dan pesisir Surabaya Utara.

 

(Basri/KJN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode