Menu

Ditinggal Tidur Usai Bakar Sampah, Kandang Sapi di Sampang Ludes Terbakar: 2 Ekor Sapi Hangus Terpanggang

Agustus 21, 2026

Publikasiterkini.com° Sampang _ Petaka melanda keluarga Mat Yadi alias Pak Su’id (64), warga Dusun Manju Barat, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Akibat kelalaian membakar sampah di belakang rumah, kandang sapi beserta dapur miliknya ludes disambar si jago merah pada Kamis (20/8/2026) siang. Insiden tragis ini mengakibatkan dua ekor sapi milik korban mati terbakar di tempat.

​Peristiwa nahas itu bermula saat istri korban, Sumyana, membakar tumpukan sampah di area belakang kandang sapi. Tanpa menyadari bahaya api yang mulai membesar, ia justru masuk ke dalam rumah dan tertidur lelap.

​Kepulan asap tebal dan kobaran api baru disadari sekitar pukul 12.00 WIB oleh anak korban, Hosniyati. Sontak, ia menjerit histeris meminta pertolongan warga sekitar.

​”Saksi yang merupakan anak korban melihat api sudah membesar dan menjalar ke bagian kandang. Saksi langsung berteriak meminta bantuan warga,” ujar Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, Kamis (20/8/2026).

​Mendengar teriakan tersebut, puluhan warga berbondong-bondong datang ke lokasi. Warga berupaya keras memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya serta berusaha menyelamatkan ternak yang terperangkap di dalam kandang.

Baca Juga :  Kapolres Lumajang dan FKUB Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

​Namun, mengamuknya si jago merah yang begitu cepat membuat sebagian ternak tak sempat diselamatkan. Selain meratakan bangunan kandang dan dapur, dua ekor sapi milik Pak Su’id mati terpanggang.

​”Anggota Polsek Ketapang Polres Sampang langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan TKP dan membantu proses pemadaman. Akibat kejadian ini, satu bangunan kandang, satu dapur, serta dua ekor sapi mati terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai Rp45 juta,” tambah AKP Eko Puji Waluyo.

​Kepolisian mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada dan tidak meninggalkan sumber api, seperti pembakaran sampah, tanpa pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

(Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode