Menu

Kapolri Tutup E-Sports Kapolri Cup 2026, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas dan Aktif Laporkan Gangguan ke 110

Agustus 10, 2026

Publikasiterkini.com° Jakarta _ Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026) malam.

Penutupan ajang tersebut turut diwarnai dengan pemberian tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), sekaligus menjadi momentum bagi Kapolri untuk mengajak generasi muda berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk di ruang digital.

Tiga rekor MURI yang berhasil diraih dalam kegiatan tersebut yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti E-Sports Kapolri Cup 2026. Total peserta tercatat mencapai 35.936 orang yang berasal dari 34 Polda dan 403 Polres.

Menurut Kapolri, perkembangan e-sports saat ini tidak lagi sebatas permainan, tetapi telah berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu melahirkan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional,” ujar Listyo Sigit.

Baca Juga :  Mantan Direktur Tetap Bisa Digugat Jika Rugikan Perusahaan, Tegas Ahli Hukum Unair

Ia berharap kompetisi e-sports dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu menemukan dan membina lebih banyak talenta muda potensial.

Bahkan, Kapolri menargetkan jumlah peserta pada pelaksanaan berikutnya dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat melalui kompetisi yang digelar secara rutin di tingkat kewilayahan.

“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini, pertanyaannya: bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” kata Kapolri.

Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas

Tak hanya mendorong prestasi di bidang e-sports, Kapolri juga mengajak para peserta menjadi agen perubahan sekaligus Duta Kamtibmas.

Para generasi muda diharapkan ikut mengajak lingkungan sekitarnya menjauhi berbagai aktivitas kontraproduktif, seperti tawuran, balap liar, vandalisme, serta kegiatan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Sebaliknya, generasi muda didorong untuk mengembangkan berbagai aktivitas positif, kreatif, produktif, dan berorientasi pada prestasi.

Kapolri juga mengingatkan adanya berbagai ancaman yang berkembang di ruang digital. Mulai dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan atau bullying, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Baik untuk kegiatan-kegiatan negatif, apakah itu judi online, apakah itu game-game yang kemudian membahayakan generasi muda, dan juga model-model penipuan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pakar Hukum Dorong Polri Tindak Tegas Konten Medsos yang Mengandung Provokasi

Karena itu, para Duta Kamtibmas Siber diharapkan dapat membantu memberikan edukasi kepada teman sebaya mengenai berbagai potensi bahaya di dunia digital serta tidak ragu melaporkannya kepada kepolisian.

“Tolong bantu para Duta Kamtibmas ini untuk menginformasikan kepada teman-temannya yang ini berbahaya. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” imbuh Kapolri.

Dorong Kolaborasi Cegah Kejahatan Siber

Listyo Sigit juga mendorong penguatan kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, serta berbagai platform digital dalam mencegah dan menangkal kejahatan siber.

Masyarakat pun diimbau tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan maupun dugaan tindak kejahatan. Salah satu kanal pengaduan yang dapat digunakan masyarakat adalah layanan Polisi 110, selain kanal Patroli Siber sesuai jenis laporan yang ditemukan.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri menghadirkan beragam kompetisi dan kegiatan, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game, hingga Youth Movement.

Kapolri menilai rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, sekaligus meningkatkan literasi serta kesadaran terhadap keamanan digital.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi teknologi yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut, termasuk robotik, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga :  5 Tim Gabungan Polda Jatim Kejar Pelaku Pembunuhan ASN Bangkalan di Jateng, Kalimantan, dan Sulawesi

“Saya yakin bahwa generasi-generasi kita betul-betul siap untuk mengisi dan menunjukkan bahwa kalian semua mampu untuk mengantarkan Indonesia ini menjadi generasi-generasi terbaik menuju visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Kapolri.

Dengan ditutupnya E-Sports Kapolri Cup 2026, Polri berharap semangat kompetisi, kreativitas, dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berkembang, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

 

(Sambas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode