Menu

Dari Ring MMA ke Layar Lebar, Suwardi “Becak Lawu” Jadi Polisi Pemburu Jaringan TPPO di Film ‘Leave No One Behind’

Juli 14, 2026

Publikasiterkini.com° Jakarta _ Nama Suwardi, yang dikenal luas dengan julukan “Becak Lawu”, kembali menjadi sorotan publik. Pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sekaligus legenda MMA Indonesia itu kini resmi melebarkan kiprahnya ke dunia perfilman nasional dengan membintangi film laga terbaru berjudul Leave No One Behind.

​Setelah bertahun-tahun tampil perkasa sebagai salah satu petarung andalan di ajang One Pride MMA, Suwardi kini dipercaya memegang peran utama dalam debut film layar lebarnya. Langkah besar ini menandai babak baru dalam perjalanan karier atlet berprestasi asal Magetan tersebut.

​Dalam film bergenre aksi ini, sebagaimana dilansir detikjatimnews, Suwardi memerankan seorang anggota kepolisian berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Ia memikul tugas negara yang berat untuk mengungkap jaringan gurita Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Misi berbahaya tersebut kemudian membawanya kembali ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, untuk bergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TPPO.

​Tantangan di dunia seni peran ternyata memberikan sensasi tersendiri bagi sang “Becak Lawu”. Tak hanya mengandalkan fisik dan kemampuan bela diri, Suwardi juga dituntut menunjukkan kedalaman aktingnya saat beradu peran dengan sejumlah aktor papan atas dan legendaris Indonesia, seperti Yatie Surachman dan Piet Pagau.

​”Bertarung di dalam oktagon dan berakting di depan kamera adalah dua dunia yang sama sekali berbeda, namun punya satu kesamaan: butuh disiplin dan mental baja. Di film ini, saya tidak hanya ingin menampilkan aksi pukulan yang hebat, tapi juga menyampaikan emosi dan pesan moral yang mendalam tentang bahaya perdagangan manusia,” ungkap Suwardi, Senin (13/7).

​Film Leave No One Behind tidak sekadar menjual koreografi baku hantam biasa. Garapan ini mengangkat isu sosial yang krusial mengenai pemberantasan perdagangan orang, sekaligus menyajikan aksi laga yang diklaim sangat realistis berkat pengalaman panjang Suwardi sebagai atlet MMA profesional.

Baca Juga :  Polres Trenggalek Tingkatkan Patroli Kawasan Hutan Cegah Karhutla

​Debut ini menjadi pembuktian nyata bahwa disiplin, mental juara, serta filosofi hidup seorang pendekar dapat diterjemahkan dengan indah ke dalam seni peran di layar lebar. Aksi-aksi taktis dan bela diri autentik yang ditampilkan diharapkan mampu memberikan pengalaman sinematik yang segar dan nyata bagi para pencinta film laga tanah air.

​Rencananya, film Leave No One Behind dijadwalkan akan mulai tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia mulai 23 Juli mendatang. Film ini diprediksi akan menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan karier Suwardi “Becak Lawu”, yang bertransformasi dari petarung profesional menuju aktor utama film laga yang diperhitungkan.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode