Publikasiterkini.com° Gresik _ Insiden kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) milik warga di kawasan padat Jalan Usman Sadar, Kelurahan Sukorame, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Minggu (21/6/2026) sore.
Beruntung, kesigapan warga sekitar yang bahu-membahu melakukan penanganan awal berhasil mencegah amukan si jago merah meluas ke bangunan sekitar.
Perwira piket Damkar Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, mengonfirmasi bahwa peristiwa kedaruratan tersebut pertama kali dilaporkan ke Command Center 112 Gresik sekitar pukul 15.15 WIB oleh seorang saksi mata bernama Prisma.
Laporan cepat tersebut kemudian langsung diteruskan secara berantai kepada pos siaga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik.
Awal mula petaka kebakaran ini terdeteksi saat pemilik ruko, Samsul Arifin, tengah melaksanakan ibadah salat. Di saat bersamaan, sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi dikejutkan oleh kemunculan kobaran api yang mendadak membesar dari area lapak yang berada di dalam toko miliknya. Warga pun langsung berteriak memberikan informasi insiden tersebut kepada sang pemilik.
“Mengetahui adanya kebakaran, warga bersama Samsul Arifin langsung berupaya memadamkan api secara mandiri. Sementara itu, Prisma menghubungi layanan darurat 112 untuk meminta bantuan petugas pemadam kebakaran,” ujar Rizal Sulistyo Nugroho merinci kepanikan awal di lokasi kejadian, Minggu (21/6/2026).
Mendapat sinyal darurat, personel Damkar Pos Kota langsung meluncur membelah jalanan pada pukul 15.17 WIB. Menggunakan armada taktis, tim penyelamat sukses tiba di titik lokasi hanya dalam waktu lima menit, tepatnya pukul 15.22 WIB.
“Saat petugas tiba di lokasi, api telah berhasil dipadamkan oleh warga,” jelas Rizal mengenai situasi mutakhir setibanya petugas di tempat kejadian perkara (TKP).
Meskipun kobaran api utama sudah berhasil dijinakkan oleh kepedulian warga setempat, armada pemadam tetap melakukan prosedur standar operasional pasca-kebakaran secara menyeluruh di area lapak ruko.
Rizal mengungkapkan bahwa tindakan penuntasan tersebut wajib diambil demi memitigasi risiko sisa bara tersembunyi. “Petugas tetap melakukan proses pembasahan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ungkapnya.(RS).
Shofa•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini