Menu

Truk Batubara Terguling di Manyar, Macet 4 Jam Pagi Ini

Juni 17, 2026

Publikasiterkini.com° Gresik _ Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada angkutan barang muatan berat kembali terjadi dan melumpuhkan jalur poros nasional di Kabupaten Gresik. Truk berukuran besar yang sarat akan muatan batubara dilaporkan terguling secara dramatis di Jalan Raya Daendels, tepatnya pada titik sebelum Jembatan Manyar dari arah Desa Betoyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Selasa (16/6) pagi.

Peristiwa ini sempat memicu kemacetan panjang yang mengular hingga berjam-jam dari kedua arah berlawanan.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa kecelakaan tunggal tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.45 WIB. Posisi truk yang terguling melintang dan menutup sebagian besar badan jalan, diperparah dengan tumpahnya material batubara ke aspal.

Kondisi ini seketika menyumbat arus lalu lintas, baik kendaraan yang melaju dari arah Gresik kota menuju Kecamatan Bungah maupun arah sebaliknya. Antrean panjang kendaraan logistik dan pekerja pabrik pun dilaporkan sempat mengular hingga sepanjang beberapa kilometer dari titik lokasi kejadian perkara.

Menerima laporan kemacetan parah tersebut, personel kepolisian dari Polsek Manyar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas secara manual serta mengawal proses evakuasi bangkai truk.

Baca Juga :  Madas Sedarah Advokasi Tiga Anak Dianiaya Bulak Rukem Surabaya

Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin, mengonfirmasi bahwa proses pengangkatan badan truk beserta pembersihan material batubara dari badan jalan akhirnya berhasil diselesaikan secara total sekitar pukul 09.20 WIB. Setelah armada berhasil dievakuasi ke tempat aman, sumbatan arus lalu lintas secara perlahan mulai berangsur normal kembali.

“Arus lalu lintas sudah mulai berjalan. Truk yang terguling barusan sudah berhasil dievakuasi oleh petugas di lapangan,” ujar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin saat memberikan pembaruan informasi mengenai penanganan darurat di lokasi kejadian, Selasa (16/6).

Iptu Gifari menambahkan dan memastikan bahwa truk tersebut memang mengangkut muatan penuh komoditas batubara. Kendati demikian, pihak kepolisian hingga saat ini masih belum bisa menyimpulkan secara pasti mengenai penyebab utama di balik kecelakaan tersebut.

Unit terkait masih melakukan penyelidikan mendalam, memeriksa kelaikan kendaraan, serta meminta keterangan dari pengemudi truk guna penanganan hukum lebih lanjut.

Kondisi kemacetan masif yang terjadi sejak pagi buta tersebut tak pelak membuat sejumlah pengguna jalan, terutama para pekerja industri dan warga lokal, mengalami keterlambatan parah dalam memulai aktivitas harian mereka.

Baca Juga :  Dalam Sebulan Lebih, Polres Jember Gulung 30 Tersangka Jaringan Narkoba

Situasi kepadatan di sekitar Jembatan Manyar sempat diperparah oleh perilaku tidak sabar dari beberapa pengendara roda dua dan roda empat yang saling berebut mendahului serta merangsek maju melintasi bahu jalan. Aksi saling serobot ini sempat membuat arus kendaraan mengalami stagnasi total atau mandek beberapa saat sebelum petugas berhasil menertibkan barisan antrean.(*)

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode