Publikasi-terkini.com° Surabaya _ Pemkot Surabaya mulai memperketat pengawasan terhadap armada pengangkut sampah milik perusahaan mitra. Armada yang dinilai tidak layak operasional diminta segera dibenahi agar tidak lagi menimbulkan sampah berceceran di jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, M Fikser, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah muncul sejumlah keluhan masyarakat dan video viral di media sosial terkait truk sampah yang kotor maupun kontainernya tidak tertutup rapat saat beroperasi.
“Yang viral di media sosial itu kebanyakan armada milik swasta. Karena itu kami minta mereka segera melakukan pembenahan. Kalau masih menggunakan kontainer rusak tentu akan kami evaluasi,” kata Fikser.
Menurutnya, saat ini terdapat 38 mitra swasta yang bekerja sama dengan Pemkot Surabaya dalam pengelolaan TPS dan pengangkutan sampah. Seluruh mitra tersebut telah dipanggil untuk diberikan evaluasi sekaligus pembinaan terkait standar operasional armada.
Fikser menegaskan, masyarakat umumnya tidak mengetahui apakah armada pengangkut sampah tersebut milik pemerintah atau swasta. Yang terlihat di mata publik tetap layanan kebersihan Kota Surabaya.
“Orang tidak tahu itu armada milik siapa. Yang mereka tahu Pemerintah Kota Surabaya dan DLH. Karena itu kami ingin seluruh layanan kebersihan tetap terjaga,” ujarnya.
Ia berharap perusahaan mitra juga ikut menjaga kualitas pelayanan, termasuk memastikan kendaraan operasional dalam kondisi baik dan aman digunakan.
“Kalau sudah bekerja sama dengan pemerintah kota tentu pelayanannya juga harus maksimal. Armada perlu dirawat supaya tidak mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Fikser memastikan armada pengangkut sampah milik Pemkot Surabaya sendiri telah melalui pembenahan dan kondisinya kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Pembenahan tersebut dilakukan setelah adanya evaluasi langsung dari Wali Kota Surabaya terkait layanan kebersihan kota.
“Armada pemerintah insyaallah sudah lebih rapi dan terus kami benahi,” katanya.(*)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini