Surabaya – Upaya pemerintah dalam memberdayakan ekonomi desa dinilai menjadi kunci untuk menekan laju urbanisasi besar-besaran, sebagaimana disampaikan oleh Bambang Haryo Soekartono.
Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono, menyebut pemerintah pusat telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa guna mengurangi minat urbanisasi ke kota.
Menurutnya, sejumlah program seperti pembentukan Koperasi Desa Merah Putih serta pemberian insentif di sektor peternakan, pertanian, dan perkebunan menjadi bagian dari strategi tersebut.
Program-program tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru di desa sehingga masyarakat tidak perlu meninggalkan daerah asal untuk mencari penghidupan.
“Tentu diharapkan mereka sudah tidak tertarik lagi untuk menuju ke kota, karena sudah ada tempat pekerjaan bagi mereka,” ujar BHS.
Ia menambahkan bahwa penguatan ekonomi desa merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi urbanisasi yang kerap terjadi setiap tahun, khususnya setelah Lebaran.
Selain itu, BHS juga menekankan pentingnya kesinambungan program pemberdayaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Menurutnya, jika desa mampu menyediakan pekerjaan yang layak, maka arus perpindahan penduduk ke kota dapat ditekan secara signifikan.
Namun demikian, ia tetap menilai bahwa urbanisasi tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, melainkan hanya dapat dikelola agar tidak menimbulkan dampak negatif.
Dengan kombinasi antara pelatihan tenaga kerja dan pemberdayaan ekonomi desa, pemerintah diharapkan mampu menciptakan keseimbangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata serta mengurangi kesenjangan sosial di berbagai daerah.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini