Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pelibatan aktif para veteran dalam pendidikan karakter kebangsaan bagi pelajar sebagai upaya menanamkan nilai bela negara sejak dini.
Hal tersebut disampaikan BHS saat melakukan kunjungan ke Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Surabaya di Markas Pemuda Panca Marga (PPM), Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, pengalaman para veteran merupakan sumber pembelajaran yang sangat berharga bagi generasi muda, terutama dalam memahami perjuangan kemerdekaan dan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Veteran bisa menjadi pengajar bela negara bagi siswa. Ini penting agar generasi muda memahami bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja,” ujarnya.
BHS menjelaskan bahwa pelibatan veteran dapat dilakukan dalam kegiatan pendidikan di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, baik melalui program khusus maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Ia menilai, pendekatan tersebut akan lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dibandingkan hanya melalui teori di dalam kelas.
Selain itu, BHS juga mengingatkan bahwa jumlah veteran yang semakin berkurang membuat transfer nilai dan pengalaman menjadi semakin mendesak untuk dilakukan.
Sementara itu, Wakil Ketua PPM Surabaya, Suratman Aryanto, menyambut baik gagasan tersebut dan menilai bahwa veteran masih memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter bangsa.
Ia juga mengapresiasi perhatian yang diberikan BHS terhadap berbagai isu yang dihadapi para veteran, baik dari sisi kesejahteraan maupun peran sosial.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghasilkan gagasan konkret dalam upaya menjaga nilai-nilai perjuangan tetap hidup di tengah generasi muda.
Dengan demikian, keberadaan veteran tidak hanya dihormati sebagai pelaku sejarah, tetapi juga dioptimalkan sebagai agen pendidikan kebangsaan di masa kini.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini