Menu

Gema Takbir di Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Madiun Rayakan Idul Fitri dengan Khidmat

Maret 20, 2026

Publikasi-terkini° Madiun _ Suasana malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Lapas Kelas I Madiun berlangsung penuh khidmat dan haru. Gema takbir berkumandang dari para warga binaan, khususnya santri Pondok Pesantren Hayatus Salam, yang melaksanakan takbir keliling di dalam lingkungan lapas dengan mengelilingi blok hunian Jum’at(20/03).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para warga binaan berjalan beriringan menyusuri setiap sudut blok hunian sambil melantunkan kalimat takbir, tahmid, dan tahlil. Meskipun berada di balik jeruji, suasana kebersamaan dan semangat menyambut hari kemenangan tetap terasa hangat dan penuh makna.

Takbir keliling tersebut turut didampingi langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun bersama jajaran pejabat struktural. Kehadiran pimpinan dan petugas tidak hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada warga binaan agar tetap dapat merasakan nuansa religius di malam Idul Fitri.

Kepala Lapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang berfokus pada peningkatan keimanan dan ketakwaan warga binaan.

“Meski berada di dalam lapas, kami ingin memastikan warga binaan tetap dapat merasakan suasana Idul Fitri yang penuh makna. Gema takbir ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pengingat untuk memperkuat keimanan dan tekad menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  BHS Dampingi Ketua MPR Nikmati Kuliner, Tekankan Peran Ekraf

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar warga binaan serta antara warga binaan dengan petugas. Nuansa kekeluargaan yang tercipta diharapkan mampu memberikan semangat positif dalam menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Dengan terselenggaranya kegiatan takbir keliling ini, Lapas Kelas I Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan religius. Gema takbir yang menggema di balik jeruji menjadi simbol harapan, bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk berubah dan menyongsong kehidupan yang lebih baik di masa depan.(br).

Red•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode