Menu

295 Perlintasan Kereta Api di Jatim Tak Punya Palang Pintu, KAI Siapkan Antisipasi Mudik Lebaran

Maret 14, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, sebanyak 295 perlintasan kereta api sebidang di Jawa Timur tercatat tidak memiliki palang pintu maupun penjagaan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan, terutama dengan meningkatnya volume perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Jawa Timur, Denny Michels Adlan, menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polda Jatim untuk melakukan langkah mitigasi.

“Dari 1001 perlintasan sebidang, ada 295 yang tidak terjaga. Saya benar-benar concern, mengingat ada 24 KA fakultatif dan tambahan yang akan lewat. Petugas PJL (Penjaga Lintasan) harus diedukasi betul,” ujarnya, Sabtu (14/3).

Selain pengawasan jalur, Denny menyebut pengecekan kelaikan armada atau ramp check juga telah rampung dilakukan.
“Baik itu memeriksa kesiapan stasiun, fasilitasnya seperti apa, kesiapan sarana dan lokomotifnya,” tambahnya.

Volume pemudik tahun ini diperkirakan naik 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dua stasiun besar di Surabaya, yakni Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi, diproyeksikan menjadi titik konsentrasi massa tertinggi.

“Untuk di Stasiun Gubeng bisa mencapai 10 ribu orang per hari, sedangkan di Pasar Turi sekitar 8.500–9.000 penumpang per hari,” jelas Denny.

Baca Juga :  Polres Bondowoso Pantau Distribusi LPG 3 Kg Pastikan Tepat Sasaran Tanpa Penyelewengan

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya memprediksi jumlah pemudik mencapai 533.155 orang, naik 7 persen dari tahun 2025.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, mengatakan pihaknya menyiapkan 561.528 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 11 Maret–1 April 2026.

“Kami proyeksikan melayani 533.155 pelanggan, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu,” ujarnya, Jumat (13/3).(*)

Red•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode