Menu

Sosialisasi Empat Pilar, BHS Tekankan Pentingnya Taat Konstitusi

Februari 25, 2026

Sidoarjo – Penguatan nilai konstitusi menjadi pesan utama dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Bambang Haryo Soekartono di Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen bangsa wajib tunduk pada aturan negara.

Bertempat di Hotel Luminor Sidoarjo, Selasa (24/2/2026), sebanyak 150 peserta mengikuti sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dipimpin langsung oleh Bambang Haryo Soekartono (BHS), anggota Komisi VII DPR RI dan MPR RI.

Agenda tersebut merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014. BHS menyampaikan bahwa sebagai anggota MPR RI, dirinya berkewajiban menyampaikan dan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam paparannya, BHS menyoroti pentingnya menjaga konsensus dasar bangsa di tengah era disrupsi sosial dan digital. Ia menilai, derasnya perkembangan teknologi informasi dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi persatuan nasional.

“Kami berharap nilai-nilai ini tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Menurut BHS, kepatuhan terhadap konstitusi menjadi kunci terciptanya ketertiban dan stabilitas. Ia menekankan bahwa tanggung jawab menjaga nilai kebangsaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan seluruh warga negara.

Baca Juga :  Kinerja Dipertanyakan, Laporan Dana Reses Mandek di Kejari Tanjung Perak, AMI Lapor ke Kejagung

Narasumber Dr. Darsono memberikan apresiasi atas konsistensi BHS dalam menggelar sosialisasi langsung kepada masyarakat. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk edukasi politik yang mencerahkan.

Sementara Dr. Basa Alim Tualeka mengingatkan bahwa kehidupan bernegara memiliki aturan main yang harus ditaati. Tanpa kepatuhan terhadap konstitusi, ketertiban dan ketenteraman sulit terwujud.

Melalui kegiatan ini, BHS berharap masyarakat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga persatuan Indonesia tetap terjaga di tengah perubahan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode