Publikasi-terkini.com° Jombang – Setelah sejenak menikmati sahur, sekelompok remaja dari berbagai daerah berkumpul di kawasan ringroad Mojoagung, Kabupaten Jombang, untuk melakuka balap liar. Namun, mereka tak menyangka bahwa pagi itu, Minggu (22/2/2026), menjadi akhir dari aksi balap mereka.
Seperti yang biasa terjadi, adrenalin mereka memuncak begitu kendaraannya siap melaju kencang. Sepeda motor mulai meraung, dan jalan yang seharusnya sunyi pasca-sahur itu mendadak ramai dengan aksi ugal-ugalan.
Tetapi, kebahagiaan mereka hanya sekejap. Belum sempat menunjukkan kecepatan terbaik, kedatangan petugas kepolisian dari Satlantas Polres Jombang membuyarkan rencana mereka. “Para remaja itu tidak menyangka kami datang begitu cepat,” ungkap Iptu S Arifin, KBO Satlantas Polres Jombang.
Saat balapan dimulai, petugas sudah berada di lokasi. Sejumlah motor yang dipersiapkan untuk adu kecepatan pun terperangkap dalam kepungan polisi. Dengan sigap, polisi berhasil mengamankan 17 sepeda motor, yang pemiliknya kini hanya bisa pasrah melihat kendaraan mereka dinaikkan ke dalam mobil petugas.
Mereka yang berusaha kabur tentu saja gagal. Beberapa dari mereka memilih lari, namun sepeda motor yang mereka kendarai tak dapat berlari lebih cepat dari penegak hukum. Polisi langsung menggelar tilang, dan proses hukum berlangsung bulan depan. “Setelah itu, pemilik motor harus membawa spek asli kendaraannya jika ingin mengambil motor mereka kembali,” tegas S Arifin.
Aksi balap liar ini sendiri bukanlah hal baru di ringroad Mojoagung. Setiap tahun, terutama di bulan Ramadan, kawasan ini kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja untuk memacu adrenalin. Namun, petugas tak tinggal diam. Sesuai perintah Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, patroli dilakukan untuk menanggulangi aksi-aksi tersebut.
Sofi/bj


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini