Menu

SPINDO dan iForte Bangun PLTS Hybrid Terbesar di Jawa

Februari 16, 2026

Publikasi-terkini.com° Surabaya – PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) resmi menggandeng iForte Energi Nusantara untuk membangun sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Atap Hybrid terbesar di sektor manufaktur Pulau Jawa. Proyek ini memperkuat transisi energi bersih di Surabaya.

Wakil Direktur Utama SPINDO Tedja Sukmana Hudianto menyebut integrasi energi surya sebagai upaya mengoptimalkan operasional. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian krusial dalam meningkatkan daya saing industri baja melalui penerapan agenda industri hijau.

“Integrasi energi surya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengoptimalkan operasional sekaligus mendukung agenda industri hijau,” kata Tedja, Senin (16/2/2026).

Kerja sama strategis ini meliputi instalasi pada dua lokasi utama. iForte membangun PLTS berkapasitas 904 kWp di Unit 5, sementara Unit 7 mengadopsi sistem Hybrid sebesar 5,4 MWp dengan dukungan teknologi baterai.

Sistem Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1 MWh menjadi tumpuan di Unit 7. Teknologi ini berfungsi menjaga stabilitas pasokan listrik sekaligus mengoptimalkan efisiensi energi di tengah tingginya aktivitas operasional pabrik.

Kedua fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan 9.431,31 MWh listrik per tahun. Langkah ini mampu mereduksi emisi hingga 8.488 ton karbon dioksida, yang setara dengan dampak penanaman lebih dari 188 ribu pohon secara tahunan.

Baca Juga :  Meniti Jembatan Perubahan, Ristianingsih Paparkan Empat Tahun Transformasi UPTD SDN Panggung 2

Sebelumnya, kedua perusahaan telah mengoperasikan PLTS di Unit 1, 2, dan 3 dengan total kapasitas 2,1 MWp. Integrasi ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang SPINDO dalam menghadirkan energi hijau masif.

iForte Energi menyediakan solusi teknis melalui skema Solar OPEX Model. Skema tanpa investasi awal ini memungkinkan SPINDO melakukan efisiensi biaya operasional secara langsung tanpa membebani neraca keuangan perusahaan untuk belanja modal.

CEO iForte Energi Mohamad Iwan menilai teknologi surya semakin relevan bagi sektor manufaktur. Pihaknya berkomitmen memberikan jaminan performa dan kualitas untuk menekan risiko operasional dalam penggunaan sumber energi terbarukan di Indonesia.

“Kami sangat antusias menjadi mitra SPINDO dalam menghadirkan solusi energi surya yang minim risiko, dengan jaminan performa dan kualitas,” tuturnya.

Kolaborasi ini memposisikan SPINDO sebagai pionir dalam pemanfaatan energi terbarukan berskala besar di Jawa Timur. Kehadiran infrastruktur energi bersih ini sekaligus mendukung target nasional dalam mempercepat transisi energi menuju emisi nol bersih.

 

Sofi/bj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode