Menu

Pemuda 25 Tahun di Sampang Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Diduga Dipicu Masalah Asmara

Februari 9, 2026

Publikasi-terkini° Sampang _ Warga Dusun Mambulu, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, digegerkan oleh peristiwa percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang pemuda berinisial MH (25) pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di rumah nenek korban, Bu Arum, tempat MH sementara tinggal. Kejadian pertama kali diketahui saat Bu Arum mendengar suara rintihan yang memanggil namanya dari dalam kamar korban. Merasa curiga dan khawatir, ia segera mendatangi kamar tersebut.

Setibanya di dalam kamar, Bu Arum mendapati MH tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah. Korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, yakni leher sebelah kiri, pergelangan tangan kiri, serta lengan atas kiri. Di lokasi kejadian juga ditemukan sebilah pisau dapur yang diduga digunakan korban untuk melukai dirinya sendiri.

Melihat kondisi tersebut, Bu Arum langsung meminta pertolongan warga sekitar. Sejumlah tetangga yang datang kemudian membantu mengevakuasi korban ke Puskesmas Tambelangan menggunakan kendaraan pribadi.

Petugas medis puskesmas menyatakan korban masih dalam kondisi sadar meski mengalami kehilangan darah cukup banyak. Tim medis segera melakukan penanganan awal berupa penutupan luka dan pemberian cairan infus guna menstabilkan kondisi korban sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sampang.

Baca Juga :  Polres Lumajang Kukuhkan Satgas 'Polisi Jogo Sekolah' di Pronojiwo, Tekan Potensi Kekerasan Pelajar

Berdasarkan keterangan keluarga dan orang terdekat, percobaan bunuh diri tersebut diduga dipicu masalah asmara, di mana korban disebut baru saja mengalami putus hubungan dengan kekasihnya beberapa waktu terakhir.

Kapolsek Tambelangan AKP Joko Susilo membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pendataan awal dan akan terus memantau perkembangan kondisi korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana lain dalam peristiwa ini. Saat ini fokus utama adalah keselamatan dan pemulihan korban,” ujar AKP Joko Susilo.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku orang-orang di sekitar kita. Jika ada yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau tekanan emosional, segera laporkan atau arahkan ke fasilitas kesehatan agar dapat ditangani sejak dini,” tambahnya.

Hingga saat ini, MH masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sampang, termasuk mendapatkan pendampingan psikologis. Pihak kepolisian menyatakan perkembangan lanjutan terkait kondisi korban dan hasil penyelidikan akan disampaikan melalui kanal resmi Polres Sampang setelah data dinyatakan lengkap dan valid.

Baca Juga :  Viral Aksi Curanmor di Halaman Masjid, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ringkus Dua Pelaku dengan 20 TKP

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode