Publikasi-terkini° Gresik _ Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Gresik memasuki tahun keempat pelaksanaan dengan capaian nyaris sempurna. Per 1 Januari 2026, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Gresik mencapai 1.335.573 jiwa atau 99,92 persen dari total 1.336.694 penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 90,60 persen.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Gresik dan seluruh pemangku kepentingan.
“Proses mencapai UHC tentu tidaklah mudah dan mustahil dicapai tanpa dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik, Bapak Bupati, serta jajaran pemangku kepentingan seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Bappeda. Untuk itu, mari kita jaga dan kawal bersama-sama penyelenggaraan JKN dengan optimal,” ujar Janoe, Senin (26/1/2026).
Meski telah mencapai status UHC, Janoe menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah tetap dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta JKN.
“Capaian UHC ini tentu bukan akhir dari segalanya. Kami masih memerlukan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mempertahankan jumlah kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta JKN agar seluruh penduduk tetap terlindungi jaminan kesehatannya,” tuturnya.
BPJS Kesehatan, lanjut Janoe, juga terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan melalui transformasi digital guna memudahkan akses masyarakat.
“Kami tidak berpuas diri dengan tercapainya UHC. Saat ini masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp Pandawa di nomor 08118165165, serta Care Center 165 yang tersedia 24 jam,” jelasnya.
Keberhasilan UHC di Kabupaten Gresik turut dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Rahmad Saleh (38), warga Gresik, yang mengaku merasakan manfaat besar dari program tersebut bagi keluarganya.
“Kami merasa lega begitu tahu menjadi penerima manfaat UHC. Ini bukti nyata negara hadir memberikan perlindungan kesehatan, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan finansial seperti kami,” ungkap Rahmad.
Ia juga menilai berbagai kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan sangat membantu. “Banyak kemudahan yang kami rasakan, misalnya lewat Aplikasi Mobile JKN. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Gresik. Semoga program ini terus menebarkan manfaat,” tambahnya.
Sebagai informasi, Universal Health Coverage tidak hanya memastikan seluruh penduduk terdaftar dalam JKN, tetapi juga menjamin akses pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu tanpa hambatan finansial, baik layanan promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif. (bo)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini