Menu

Peringatan Isra Miraj di PPST Ar Risalah Lirboyo, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Salat dan Peran Pesantren

Januari 18, 2026

Publikasiterkini.com° Kediri – Pondok Pesantren Salafiy Terpadu (PPST) Ar Risalah Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di kompleks pondok pesantren, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti santri, pengasuh pondok, serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, hadir langsung dalam acara tersebut. Peringatan Isra Miraj ini juga diisi dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH Zulfa Mustofa.

Dalam ceramahnya, KH Zulfa menekankan pentingnya meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW sebagai penguat iman dan ketakwaan umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa peristiwa Isra Miraj mengandung pesan mendalam bagi kehidupan umat Islam.

Menurutnya, perjalanan Rasulullah SAW menjadi pengingat tentang pentingnya kedekatan manusia dengan Allah SWT.

“Isra Miraj merupakan peristiwa yang mengandung pesan mendalam bagi kehidupan umat Islam. Dari perjalanan Rasulullah SAW menembus batas ruang dan waktu, kita diajarkan bahwa kedekatan dengan Allah adalah sumber kekuatan utama dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan,” ujar Vinanda.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa Isra Miraj menghadirkan perintah salat sebagai tiang agama. Salat, lanjutnya, tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga sarana pembentukan pribadi yang disiplin, jujur, sabar, serta berakhlak mulia di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

“Nilai-nilai dari salat inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan berkeadaban, terutama di tengah tantangan zaman seperti derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, Vinanda menilai pondok pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pembentukan karakter dan nilai kebangsaan. Pesantren disebutnya telah lama menjadi penjaga moral umat dan penguat harmoni sosial.

“Pondok Pesantren Salafiy Terpadu Ar Risalah Lirboyo telah berkontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah. Santri dibekali pemahaman agama yang kuat, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial,” ungkapnya.

Wali kota termuda di Kediri itu juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PPST Ar Risalah atas dedikasi dalam membina umat dan generasi muda.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk terus bersinergi dengan pesantren dan lembaga keagamaan.

“Kami meyakini pembangunan berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan iman, akhlak, dan karakter masyarakat. Pesantren menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kota Kediri yang religius dan rukun,” tandasnya. (tj)

Baca Juga :  Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode