Menu

Pemkot Surabaya Sulap Eks Hi-Tech Mal Jadi Pusat Ekonomi Kreatif dan Hiburan Anak Muda

Januari 16, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya berencana menjadikan gedung eks Hi-Tech Mal sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus sarana hiburan bagi anak muda di Kota Pahlawan. Revitalisasi gedung tersebut diharapkan mampu menjadi ruang baru bagi pelaku industri kreatif, komunitas, hingga tempat pertunjukan seni.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Rabu untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur di bagian luar maupun dalam gedung.

“Jadi ada beberapa perbaikan yang kita lakukan, sekaligus teman-teman pariwisata mendata (pelaku) ekonomi kreatif dan anak-anak muda yang masuk ke sini. Insya Allah kita berikan gratis selama enam bulan,” kata Eri (14/1).

Ia menjelaskan, perbaikan difokuskan pada area basement dan lantai dasar, termasuk perbaikan total pada pilar-pilar gedung. Setelah proses revitalisasi selesai, gedung eks Hi-Tech Mal akan difungsikan sebagai pusat hiburan anak-anak, ruang ekonomi kreatif, fasilitas olahraga, hingga tempat berkumpulnya anak muda Surabaya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan menggandeng sejumlah pelaku usaha food and beverage (FnB) guna meramaikan aktivitas di gedung tersebut.

Baca Juga :  BGN Lumpuh Usai Penggeledahan Kejagung, Dadan Hindayana Disebut Dijemput Usai Pulang Haji

“Untuk namanya kita sayembarakan lagi, sehingga di bulan Mei ulang tahun Surabaya, gedung ini sudah bisa ditempati untuk lantai basement dan lantai dasar. Sedangkan lantai dua dan tiga semoga juga bisa digunakan untuk tempat pertunjukan anak-anak,” ujarnya.

Eri berharap revitalisasi dapat dilakukan secara menyeluruh hingga lantai tiga, sehingga seluruh area bisa segera dimanfaatkan sebagai ruang pertunjukan dan aktivitas kreatif.

“Juga ada tempat-tempat lainnya yang kita kerjakan bersama investor di Kota Surabaya. Nanti akan terhubung dengan FnB, sementara bagian atasnya kita gunakan untuk industri kreatif dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian Maharhandono, memastikan pedagang elektronik yang selama ini berjualan di lantai satu tetap dapat beroperasi.

“Karena sementara ini fokus perbaikan hanya di basement, lantai dasar, pilar, dan gedung. Jadi tidak dipindah, tetap di lantai satu,” katanya.

Dengan konsep baru tersebut, Pemkot Surabaya optimistis gedung eks Hi-Tech Mal dapat kembali hidup dan menjadi pusat aktivitas kreatif yang inklusif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. (Antr)

Baca Juga :  Ngeri! Suroboyo Bus Terekam Ugal-ugalan hingga Pepet Motor, Anggota Dewan Angkat Bicara

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode