Menu

Prabowo: Saya Lebih Hormat Pemulung dan Tukang Becak daripada Koruptor

Januari 13, 2026

Publikasiterkini.com° Banjarbaru – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia lebih menghormati rakyat kecil seperti pemulung dan tukang becak dibandingkan para koruptor yang mencuri uang negara. Menurutnya, para pekerja kecil tersebut jauh lebih mulia karena mencari nafkah dengan cara halal dan penuh kerja keras.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Sekolah Rakyat di 166 titik yang dipusatkan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo meminta para siswa Sekolah Rakyat agar tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka.

“Anak-anakku jangan kau kecil hati, jangan kau malu orang tuamu hanya buruh atau hanya petani miskin atau hanya tukang, pemulung, jangan kau malu,” ujar Prabowo di hadapan para siswa.

Ia menekankan bahwa pekerjaan orang tua yang sederhana justru memiliki kemuliaan karena dilakukan dengan keringat sendiri demi masa depan anak-anak mereka.

Prabowo bahkan meminta para siswa untuk selalu menghormati orang tua, termasuk dengan bersikap hormat saat pulang ke rumah.

“Mereka mulia, mereka kerja keras halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu. Hormati orang tuamu. Kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orang tuamu,” katanya.

Baca Juga :  Polri Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial, Saring Informasi Sebelum Membagikan

Mantan Menteri Pertahanan itu kemudian membandingkan kemuliaan para pekerja kecil dengan perilaku koruptor yang dinilainya telah mengkhianati negara dan bangsa.

“Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” tegas Prabowo.

Ia juga secara terbuka menyatakan sikap kerasnya terhadap praktik korupsi. Prabowo mengaku lebih menghormati pemulung dan tukang becak yang bekerja dengan keringat sendiri dibandingkan orang-orang berpendidikan tinggi yang mencuri uang rakyat.

“Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat. Karena Presiden ya saya boleh bicara,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo kembali menekankan pentingnya menghormati orang tua dalam kondisi apa pun, termasuk ketika mereka belum mampu memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya.

“Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orang tuamu,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengakui bahwa negara belum sepenuhnya mampu memberikan kesejahteraan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berjuang agar kekayaan negara dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga :  Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan

“Kita akan berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (iN)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode