Menu

Terduga Pencuri Motor Diamankan Polisi Usai Diamuk Massa di Tambaksari

Januari 2, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya – Seorang pria terduga pelaku pencurian sepeda motor diamankan polisi setelah tertangkap basah oleh warga di wilayah Kapasmadya Baru, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka-luka sebelum akhirnya dibawa ke kantor polisi.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Eko Aprianto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pencurian kendaraan bermotor tersebut pada Jumat (2/1/2026) siang, seusai pelaksanaan salat Jumat.

“Mendapat laporan, anggota Reskrim Polsek Tambaksari bersama petugas piket langsung menuju lokasi kejadian,” ujar Kompol Eko kepada Radio Suara Surabaya, Jumat siang.

Saat petugas tiba di lokasi, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu sudah lebih dahulu diamankan oleh warga dalam kondisi mengalami luka di bagian kepala. Pelaku kemudian dijemput polisi dan dibawa ke Polsek Tambaksari bersama korban pemilik kendaraan.

“Kebetulan pelaku curanmor itu sudah diamankan warga di Kelurahan Kapasmadya Baru. Anggota langsung menjemput terduga pelaku, dan korban pemilik sepeda motor juga sudah ada di Polsek,” jelasnya.

Kompol Eko menyebutkan, akibat luka-luka yang dialami, pelaku harus mendapatkan penanganan medis terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Paguyuban Semedi Mukti Wibawa Gelar Pertemuan Rutin, Peserta Baru Antusias Belajar Semedi

“Untuk sementara tersangka kami antar ke klinik Polrestabes di Rajawali karena ada luka-luka di bagian kepala,” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan permukiman warga. Sepeda motor yang diduga menjadi sasaran pencurian diketahui berjenis Suzuki Thunder. Namun hingga kini, kronologi lengkap tertangkapnya pelaku masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

“Untuk detail kejadiannya masih kami dalami. Kemungkinan saat pelaku hendak mengambil motor terlihat warga, lalu diteriaki,” kata Kompol Eko.

Dari hasil pendataan awal, polisi belum menemukan identitas diri pelaku. Bahkan, berdasarkan informasi sementara, usia pelaku diperkirakan masih di bawah umur.

“Tadi kami dapat informasi usianya sekitar 15 tahun,” ungkapnya.

Kompol Eko menegaskan, setelah kondisi pelaku membaik, polisi akan melanjutkan pendalaman kasus, termasuk memastikan identitas, usia, serta kronologi lengkap kejadian.

“Nanti kalau data sudah lengkap dan kronologi jelas, akan kami sampaikan kembali,” pungkasnya. (ss)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode