Publikasiterkini.com° LUMAJANG— Suasana Minggu pagi di seputaran Alun-Alun Lumajang tampak ramai. Warga memanfaatkan hari bebas kendaraan atau Car Free Day untuk berolahraga, bersepeda, hingga berjualan kuliner.
Di tengah keramaian itu, empat personel Satuan Samapta Polres Lumajang terlihat menyisir kawasan dengan berjalan kaki dan menggunakan kendaraan taktis.
Kegiatan tersebut merupakan Patroli Perintis Presisi yang digelar Minggu, (26/7/2026)
Fokus utama patroli adalah memantau aktivitas masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kriminalitas jalanan dan tindak pidana 3C pada pagi hari.
Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, patroli dilakukan secara mobile dan dialogis. Personel tidak hanya berkeliling, tetapi juga menyapa warga, pedagang, dan komunitas yang mengikuti Car Free Day.
“Kami menempatkan personel di titik-titik keramaian, persimpangan, dan area parkir. Tujuannya satu, memastikan masyarakat yang sedang beraktivitas di Alun-Alun merasa aman dan nyaman,” ujar AKP Agus Sugiharto saat ditemui di lokasi, Minggu pagi.
Menurut AKP Agus, Car Free Day memang menjadi magnet warga Lumajang setiap akhir pekan. Ribuan orang tumpah ruah sejak pukul 06.00 WIB.
Kondisi ramai ini, kata dia, berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan jika tidak ada kehadiran polisi.
“Potensi yang kami antisipasi adalah 3C, yaitu Curat, Curas, dan Curanmor. Selain itu juga kriminalitas jalanan seperti jambret, copet, dan tawuran. Makanya patroli perintis ini kami intensifkan, terutama di jam-jam rawan pagi hari,” jelasnya.
Selama patroli, personel Sat Samapta memecah menjadi dua tim. Tim pertama menyusuri pedestrian dan di sekeliling alun-alun. Tim kedua memantau area parkir kendaraan roda dua dan roda empat yang berada di sisi utara dan selatan.
AKP Agus menambahkan, pendekatan yang digunakan adalah preventif dan humanis. Petugas tidak hanya berjaga, tetapi juga memberikan imbauan langsung kepada warga.
“Kami ingatkan agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, kunci ganda untuk sepeda motor, dan tetap waspada saat membawa ponsel atau dompet di tempat ramai. Komunikasi dua arah seperti ini efektif untuk mencegah kejadian,” katanya.
AKP Agus menegaskan, Patroli Perintis Presisi akan terus digelar secara bergilir di sejumlah titik rawan di Kota Lumajang. Selain Alun-Alun, sasaran berikutnya adalah pasar tradisional, terminal, dan jalur sekolah.
“Kami petakan jam dan lokasi rawan berdasarkan laporan masyarakat dan data. Patroli tidak hanya seremonial. Harus ada dampak langsung, yaitu menurunnya angka kejahatan jalanan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat aktif berperan dengan segera melapor jika melihat hal mencurigakan. Nomor layanan dan call center Polres Lumajang, kata AKP Agus, dibuka 24 jam.
“Kami butuh dukungan warga. Keamanan itu tanggung jawab bersama. Jika ada yang mencurigakan, langsung hubungi kami. Jangan ragu,” imbaunya.
Patroli berakhir sekitar pukul 09.00 WIB berbarengan dengan dibukanya kembali jalan untuk kendaraan. Sebelum meninggalkan lokasi, personel sempat membantu mengatur lalu lintas dan menyeberangkan anak-anak serta lansia.
Dengan pola patroli yang konsisten, Polres Lumajang berharap Car Free Day bisa terus menjadi ruang publik yang aman untuk warga. Kehadiran polisi di tengah masyarakat, menurut AKP Agus, adalah bentuk nyata pelayanan Presisi Polri.
“Intinya kami hadir untuk masyarakat. Ketika masyarakat merasa aman, maka tugas kami sudah berjalan dengan baik,” pungkas AKP Agus Sugiharto.
Pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sekitar alun-alun mengaku senang dengan kehadiran patroli.
Salah satu pedagang minuman, Siti, 42, mengatakan kehadiran polisi membuatnya lebih tenang saat berjualan.
“Alhamdulillah ada bapak-bapak polisi keliling. Jadi pembeli juga merasa aman, kami jualan juga nyaman. Semoga tiap minggu seperti ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan warga , Dimas, menyebut patroli rutin membuat peserta Car Free Day lebih tertib.
“Dengan ada patroli, pengendara motor yang kadang masih nekat masuk jalur CFD jadi berkurang. Kami bisa olahraga dengan tenang,” kata Dimas.
(SOFI H)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini