Publikasiterkini.com° Surabaya _ Bentrok antara debt collector (DC) dan petugas parkir kafe di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, berbuntut pembacokan. Satu pelaku berinisial S, warga Bohar, Taman, Sidoarjo, akhirnya menyerahkan diri ke Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (26/7) malam.
Peristiwa bermula saat S bersama 3 temannya hendak menarik mobil milik tim salah satu DJ yang sedang berada di kafe. Mobil itu diketahui menunggak cicilan kredit. Saat pengemudi datang, terjadi cekcok karena penolakan penyerahan unit.
“Penarikan mobil tidak bisa dilakukan serta-merta di jalan seperti itu. Apalagi tidak ada putusan pengadilan, hanya surat kuasa,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan dalam unggahan Instagram pribadinya, Selasa (28/7).
Saat bentrok pecah, S disebut membawa senjata tajam jenis pedang atau parang. Ia mencari petugas parkir yang diduga mengeroyok 4 temannya. Dalam aksi itu, seorang petugas parkir dibacok. S bahkan mengaku tidak sengaja melukai temannya sendiri hingga jarinya putus.
Usai kejadian, S membuang kaos dan sajam ke Sungai Gunungsari, Surabaya.
“Siapa yang berbuat harus bertanggung jawab. Semua akan kami proses hukum,” tegas Lutfhie. Ia juga meminta kelompok terkait tidak melakukan aksi balasan dan menyerahkan proses hukum ke polisi.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto membenarkan S telah diamankan dan mengakui perbuatannya. Polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat penganiayaan dan membawa sajam saat bentrok tersebut.(rs)
Red


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini