Menu

Wali Kota Surabaya Rotasi dan Lantik 79 Pejabat Eselon III dan IV

Desember 16, 2025

Publikasiterkini.com ° Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan merotasi serta melantik 79 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pelantikan ini digelar di Balai Kota Surabaya pada Senin (15/12/2025).

Eri Cahyadi menegaskan bahwa rotasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) agar mampu beradaptasi dan bekerja secara optimal di posisi baru. Ia juga meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk secara rutin merotasi pejabat yang telah menjabat lebih dari dua hingga tiga tahun, mulai dari tingkat kepala seksi di kecamatan dan kelurahan, kepala bidang, hingga ketua tim.

“Maka saya meminta kepada Baperjakat, mulai tingkat kepala seksi di kecamatan, tingkat kepala seksi di kelurahan, kepala bidang, ketua tim yang lebih dari 2 tahun atau 3 tahun masing-masing, tolong dilakukan rotasi,” ujar Eri.

Rotasi ini juga dimaksudkan sebagai tantangan bagi kepala dinas untuk membuktikan kemampuan kepemimpinannya, meskipun bawahan diganti. Menurut Eri, kepala dinas yang sukses adalah mereka yang mampu membentuk dan memimpin tim dengan baik, bukan hanya bergantung pada kenyamanan dengan bawahan lama.

Baca Juga :  Operasi Patuh 2026 Digelar, Korlantas Polri Dorong Budaya Keselamatan Berkendara Jadi Kebutuhan Utama

“Kepala dinas yang berhasil adalah orang yang bisa menciptakan, membentuk, dan memimpin dengan baik. Bukan dari bawah mesti dia aku sih nyaman, ini dia aku nyaman. Tidak bisa begitu,” paparnya.

Eri meminta para pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan kemampuan terbaik di posisi baru. Ia menekankan bahwa pejabat yang dirotasi kali ini tidak termasuk dalam gelombang pelantikan pada Mei 2025 lalu.

Dalam waktu dekat, Eri menyatakan akan ada rotasi dan pelantikan lagi sebelum akhir 2025. “Masih ada gelombang dua,” ungkapnya.

Rotasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya untuk menghindari zona nyaman bagi pejabat dan meningkatkan kinerja birokrasi secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode