Menu

Polsek Tenggilis Amankan Pelaku Tabrak Lari Anak 8 Tahun di Surabaya

Desember 8, 2025

Publikasiterkini.com ° Surabaya – Polsek Tenggilis berhasil menangkap seorang pria berinisial I (62), pelaku tabrak lari terhadap seorang anak berusia 8 tahun berinisial FR di kawasan Tenggilis, Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/12/2025).

Kanit Lantas Polsek Tenggilis, Ipda Hezron Mboroh, mengatakan bahwa pelaku berhasil diamankan setelah pihak kepolisian menyebarkan rekaman CCTV peristiwa tabrak lari ke masyarakat.

“Video CCTV disebar ke warga biar cepat, dan akhirnya dapat lokasi parkiran mobil dan rumah pelaku,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Jumat (5/12/2025).

Petugas kemudian menemukan titik lokasi kendaraan pelaku di wilayah Kendangsari. Polisi langsung mendatangi rumah tersebut dan melakukan pemeriksaan.

“Awalnya hanya istrinya yang ada di rumah, kemudian suaminya dihubungi, dan sekitar 40 menit kemudian baru datang,” jelas Hezron.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa dirinya mengendarai mobil dengan nomor polisi L 1151 YL yang terekam dalam CCTV saat kejadian. Namun, ia mengaku tidak menyadari bahwa telah menabrak seorang anak.

“Pelaku bilang hanya merasa ada yang mengganjal saat melewati lokasi tersebut,” tambah Hezron.

Setelah diamankan, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, termasuk barang bukti berupa kendaraan yang digunakan dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Ungkap Dua Kasus Curanmor, Dua Tersangka Diamankan

Sebelumnya, paman korban bernama Hari melaporkan kejadian itu melalui Radio Suara Surabaya setelah FR mengalami luka serius. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tenggilis hingga pelaku berhasil ditemukan keesokan harinya.

Ayah korban, Muhammad Aziz, mengatakan bahwa FR mengalami patah tulang di bagian paha dan retak tulang di empat titik akibat kejadian tersebut.

“Pada waktu ditabrak, terus ditinggal. Mana jiwa manusianya? Sesama manusia kok seperti itu,” ujarnya dengan nada kecewa.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSI Jemursari Surabaya.

Menurut keterangan keluarga, FR sempat menceritakan bahwa sebelum tak sadarkan diri, ia terjatuh dan pandangannya menjadi gelap.

“Aku jatuh, lalu hitam semua. Aku tidur aja,” ujar Aziz menirukan ucapan putranya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga belum memutuskan apakah akan melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum atau tidak.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode