Publikasiterkini.com ° Surabaya – Tiga remaja putri berusia di bawah umur tertangkap basah mencuri ponsel milik jemaah di Masjid Jalan Tambak, Osowilangon, Benowo, Surabaya, pada Senin (1/12/2025) pagi. Ketiganya kemudian diikat tangannya di pagar masjid dan disemprot air selang oleh warga setempat.
Ketiga pelaku adalah AR (15) warga Tandes, PU (14) warga Simo Gunung, dan AN (15) warga Trosobo, Sidoarjo.
Menurut keterangan warga setempat, Sapuan, pencurian terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat korban, Fandi Putra, sedang menunaikan salat sunah sebelum berangkat kerja di Shopee. Ponsel korban sedang diisi daya di stopkontak pojok masjid.
“Korbannya salat dulu mau kerja. Ponselnya diambil mereka bertiga. Ketahuan sama Pak Supardi, langsung ditangkap warga,” ujar Sapuan, Senin (1/12).
Setelah tertangkap, tangan ketiga remaja diikat menjadi satu ke pagar masjid untuk mencegah kabur. Mereka kemudian diinterogasi warga. Karena kondisi tubuh mereka sangat kotor dan tidak terawat, warga menyemprot mereka dengan air selang. Tidak ada tindakan kekerasan fisik lain yang dilakukan.
Dari hasil interogasi, terungkap ketiganya adalah anak jalanan yang sudah menginap di masjid sejak Minggu malam (30/11). Mereka mengaku sering “nggandol” (menumpang) truk tanpa tujuan jelas, bahkan ada yang sudah tiga minggu tidak pulang ke rumah.
Usai diinterogasi, warga memberikan mereka makan dan minum di Balai RT 02. Salah satu warga kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Benowo.
Kanit Reskrim Polsek Benowo, Ipda Catur, membenarkan kejadian tersebut. Namun korban Fandi Putra tidak membuat laporan polisi karena ponselnya sudah kembali utuh tanpa kerugian.
“Kami lakukan mediasi bersama Pak Lurah, RT, RW, dan keluarga masing-masing anak. Ketiga remaja sudah kami serahkan kembali kepada orang tua atau walinya,” tutup Ipda Catur.
(Bas/rs)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini