Publikasiterkini.com ° Jakarta – Kepala Pusat Rehabilitasi Kesehatan Pertahanan (Kapusrehabkeshan) Kementerian Pertahanan Brigjen TNI dr. Daniel Lumadyo Wartoadi, Sp.Rad(K) secara resmi menutup Program Rehabilitasi Terpadu Return To Duty (RTD) Angkatan L Gelombang II dan Return To Combat (RTC) Gelombang VI Tahun 2025. Upacara penutupan digelar di Lapangan Shelter Markas Komando Pusrehabkeshan, Jl. RC Veteran No. 178, Bintaro, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/11/2025).
Program RTD kali ini diikuti 85 personel yang terdiri atas:
- 1 orang PNS dari Unsur Organisasi (UO) Kemhan
- 65 orang prajurit TNI Angkatan Darat
- 12 orang prajurit TNI Angkatan Laut
- 7 orang prajurit TNI Angkatan Udara
Sementara Program RTC diikuti 20 prajurit TNI aktif dengan rincian:
- 7 orang dari TNI Angkatan Darat
- 3 orang dari TNI Angkatan Laut
- 10 orang dari TNI Angkatan Udara
Dalam amanatnya, Brigjen TNI dr. Daniel Lumadyo Wartoadi menegaskan bahwa Pusrehabkeshan Kemhan hadir untuk mengembalikan kemandirian dan profesionalisme prajurit TNI serta PNS pasca cedera atau penyandang disabilitas.
“Program rehabilitasi terpadu ini merupakan pendekatan komprehensif yang menggabungkan rehabilitasi medik, vokasional, sosial, dan perumahsakitan. Harapannya, para prajurit dan PNS dapat mengembalikan sekaligus meningkatkan fungsi tubuh sehingga mampu kembali bertugas secara profesional, baik melalui jalur Return To Duty, Return To Sport, maupun Return To Combat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapusrehabkeshan menjelaskan bahwa RTC merupakan program khusus bagi prajurit yang akan kembali ke satuan tempur. Program ini mengedepankan psikoterapi intensif dan rehabilitasi medik paripurna berbasis standar kemampuan fisik yang telah terverifikasi secara ilmiah.
Di akhir amanat, beliau menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta:
“Selamat kembali ke kesatuan masing-masing. Sampaikan salam kepada keluarga dan komandan satuan. Tetap jalin silaturahmi, kuatkan niat, bulatkan tekad untuk mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh demi prestasi yang lebih tinggi. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan meridhai pengabdian kita kepada bangsa, negara, serta kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.
Dengan ditutupnya kedua program ini, total 105 prajurit dan PNS Kemhan resmi dinyatakan siap kembali mengabdi dengan kondisi fisik dan mental yang optimal.
Editor : Redaksi


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini