Publikasiterkini.com // Jember – Pemerintah menyiapkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk delapan ribu unit rumah bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 2026.
Hal ini dikemukakan Menteri Perumahan dan Permukiman Rakyat Maruarar Sirait, saat mengunjungi Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (8/10/2025).
“Tahun depan Pak Bupati minta kuota Jember delapan ribu (unit rumah). Kami minta kepada Tapera (Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat) untuk disiapkan. Jadi delapan ribu itu besar, saya rasa paling besar di Jatim,” kata Maruarar.
Pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 130 triliun untuk program FLPP nasional. “Tentu Jember punya potensi yang luar biasa. Penduduknya 2,7 juta. Tentu kami sangat mendorong di sini. Rumah subsidi paling tinggi se-Jawa Timur di Jember,” kata Maruarar.
“Dan masih saya cek, banyak banget rakyat yang membutuhkan rumah. Jadi kita kenapa tidak mendukung? Tentu kita mendukung. Apalagi saya katakan, banknya siap, pengembangnya siap, rakyatnya membutuhkan. Ngapain dipersulit? Ngapain dipersedikit? Harusnya dipercepat dan diperbanyak,” kata Maruarar.
Maruarar percaya Pemkab Jember bisa menyiapkan tata ruang yang bisa mengatur kepentingan pertanian dan perumahan.
“Bupatinya punya visi yang makronya mengerti, mikronya mengerti, situasi lapangan mengerti, aturannya mengerti. Kita senang kalau ada bupati yang paham situasi lapangan dan tidak kalah dari masalah,” katanya.
Bupati Muhammad Fawait bersyukur permintaan kuota rumah bersubsidi untuk warga Jember dikabulkan Maruarar. “Kami tadi matur sama Pak Menteri, minta kuota 7.500, digenapi delapan ribu (unit),” katanya.
“Saya anak muda yang dulu jadi DPRD Provinsi dengan suara tebanyak, awalnya juga dipandang sebelah mata. Mencalonkan jadi bupati, awalnya juga dipandang sebelah mata. Maka kita buktikan, tahun depan, kami akan duduk bareng bersama para developer, bahwa delapan ribu FLPP Jember tahun depan akan kami support penuh,” kata Fawait.
SOFI


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini