Publikasiterkini° Surabaya _ Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak, Metta School kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menggelar tradisi tahunan “Pasar Murah”. Kegiatan yang berfokus pada pemulihan dan perwujudan kepedulian sosial ini sukses menyedot antusiasme tinggi dari warga sekitar yang berbondong-bondong berburu kebutuhan pokok dengan harga subsidi yang sangat terjangkau.
Program rutin tahunan ini secara konsisten hadir sebagai oase bagi masyarakat untuk meringankan beban ekonomi keluarga. Keberhasilan acara tahun ini tidak lepas dari adanya kolaborasi sinergis antara Metta School dengan berbagai pihak lintas sektor, mulai dari lembaga keagamaan hingga sektor swasta. Di antaranya adalah Buddhist Education Centre, komunitas Gusdurian, Vidoran Xmart, Garam Cap Kapal, dan Kopi Kapal Api.

Fokus pada Gizi Anak Usia Dini
Ada yang berbeda dalam gelaran Pasar Murah kali ini. Sebagai bentuk perhatian khusus terhadap tumbuh kembang generasi penerus, panitia menyediakan fasilitas GRATIS susu Vidoran Xmart bagi seluruh anak yang berusia di bawah 3 tahun (batita). Fasilitas ini diberikan secara cuma-cuma demi memastikan manfaat kebaikan acara dapat menyentuh aspek kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak di lingkungan sekitar.
”Kebaikan yang dilakukan secara rutin dan bersama adalah bukti nyata kepedulian yang membawa dampak besar bagi masyarakat,” ungkap perwakilan penyelenggara, menegaskan semangat utama di balik kolaborasi tersebut.
Apresiasi dari Masyarakat
Kehadiran Pasar Murah ini disambut baik oleh warga. Selain membantu dapur tetap ngebul dengan modal yang minim, kegiatan ini juga dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat lokal.
Seorang warga sekitar yang hadir mengungkapkan apresiasi mendalam atas konsistensi Metta School dan para mitra.
”Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekitar, serta membantu perputaran ekonomi warga di sini,” ujarnya pada Minggu (24/5/2026).
Melalui momentum Waisak ini, sinergi antara Metta School dan para mitra diharapkan terus berlanjut, membuktikan bahwa kolaborasi kemanusiaan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat kecil.
(Munawar)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini