Publikasiterkini.com // Surabaya – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui perwakilannya dari tiga kementerian, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Koperasi dan UKM, serta Menteri P2MI (Perlindungan Pekerja Migran Indonesia), secara resmi melaunching program Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 pelaku UMKM se-Indonesia.
Kegiatan berskala nasional ini dipusatkan di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (21/10/2025). Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, S.IP, bersama sejumlah kepala daerah lainnya dari berbagai provinsi.
Program Akad Massal KUR ini melibatkan 800.000 UMKM dari seluruh Indonesia yang berpartisipasi secara hybrid. Setiap provinsi diminta menghadirkan 1.000 UMKM penerima KUR untuk mengikuti kegiatan tersebut, baik secara langsung maupun daring.
Sebelumnya, pada Jumat (10/10/2025), Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, bersama jajaran pejabat dinas telah mengikuti rapat persiapan launching yang digelar secara daring oleh Kementerian Koperasi, UMKM, dan P2MI.
“Rapat tersebut menjadi langkah awal menjelang pelaksanaan kegiatan Akad Massal KUR bagi 800.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Acara ini akan dilaksanakan secara luring di Surabaya, dengan sambungan langsung bersama Presiden Republik Indonesia, serta diikuti serentak secara daring oleh 37 provinsi,” jelas Endy.
Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, S.IP, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pemerintah pusat dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM. Menurutnya, partisipasi aktif daerah sangat penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal.
“Dengan partisipasi aktif seluruh daerah, diharapkan pelaksanaan Akad Massal KUR 800.000 UMKM berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Bupati yang juga mantan anggota DPR RI dari Partai NasDem periode 2014–2019 tersebut menegaskan, keberhasilan program ini akan menjadi dorongan nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.
(Red/BT)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini