Publikasiterkini.com° Surabaya _ Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung gula nasional.
Provinsi ini menyumbang sekitar 51 persen produksi gula nasional dan menjadi daerah penghasil gula terbesar di Indonesia.
Untuk memperkuat peran tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin kegiatan Panen dan Tanam Tebu Serentak Program Bongkar Ratoon
dan Perluasan Areal Tebu Tahun 2026 di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (18/6).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional.
Menurut Khofifah, kegiatan panen dan tanam tebu memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
“Jawa Timur saat ini menyumbang sekitar 51 persen produksi gula nasional. Kegiatan hari ini memiliki makna yang sangat strategis karena kita tidak hanya melaksanakan panen
dan tanam tebu, tetapi juga memperkuat fondasi dalam mewujudkan swasembada gula nasional,” ujarnya.
Produksi Gula Jawa Timur Tertinggi dalam Satu Dekade
Kontribusi besar Jawa Timur terhadap industri gula nasional tercermin dari capaian produksi gula kristal putih pada 2025 yang mencapai sekitar 1,34 juta ton.
Angka tersebut menjadi produksi tertinggi dalam 10 tahun terakhir.(*)
Red•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini