Menu

Bambang Haryo Nilai Branding Lokal Jadi Kunci Daya Saing Pariwisata Sidoarjo

Mei 16, 2026

Sidoarjo – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai penguatan branding berbasis potensi lokal menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Sidoarjo di tingkat nasional.

Hal itu disampaikan Bambang Haryo Soekartono atau BHS saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Kementerian Pariwisata di Sidoarjo, Jumat. Ia menegaskan setiap daerah harus memiliki identitas yang kuat agar mampu dikenal dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Branding itu adalah merek. Sidoarjo sudah punya karakter kuat, yaitu bandeng dan udang windu. Ini harus dibesarkan sebagai ciri khas daerah dan tidak boleh hilang,” ujar Bambang.

Menurutnya, Sidoarjo memiliki modal besar dalam membangun citra wisata berbasis komoditas unggulan daerah. Ia menilai bandeng dan udang windu bukan hanya produk ekonomi, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan karakter masyarakat Sidoarjo.

BHS mengatakan penguatan branding harus dilakukan secara konsisten melalui berbagai sektor, mulai dari promosi wisata, pengembangan kuliner, hingga penataan ruang publik yang mencerminkan identitas daerah.

Ia juga menilai produk olahan berbasis bandeng dan udang harus menjadi bagian dari wajah utama Sidoarjo sehingga wisatawan dapat langsung mengenali karakter daerah tersebut.

Baca Juga :  Hakim Tolak Eksepsi Samuel Adi Kristanto dan Dua Terdakwa Lainnya

Selain kuliner, Bambang menyoroti potensi wisata pesisir yang dinilai dapat dikembangkan secara terpadu dengan branding komoditas lokal. Menurutnya, keterkaitan antara kawasan pantai dengan budidaya bandeng dan udang dapat menjadi daya tarik wisata yang unik.

“Pantai di Sidoarjo memiliki potensi karena terkait langsung dengan komoditas udang dan bandeng. Ini harus diangkat sebagai bagian dari daya tarik wisata,” katanya.

Ia menilai pengembangan wisata berbasis lokalitas akan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah di mata wisatawan.

Menurut Bambang, dukungan infrastruktur yang dimiliki Sidoarjo juga menjadi faktor penting dalam pengembangan sektor pariwisata. Keberadaan bandara, terminal, dan jaringan tol membuat daerah tersebut memiliki aksesibilitas yang baik bagi wisatawan domestik maupun luar daerah.

“Sidoarjo bisa menjadi hub bagi wisatawan yang menuju berbagai destinasi seperti Bromo. Ini peluang besar untuk mengembangkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan infrastruktur pendukung lainnya,” ujarnya.

BHS berharap pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pariwisata yang berbasis identitas lokal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Disporapar Sidoarjo Yudhi Irianto mengatakan pihaknya terus mendorong penguatan identitas daerah melalui pengembangan kuliner khas, wisata pesisir, serta dukungan promosi dan investasi.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana CSR PT PJU Mencuat, Aktivis Siapkan Aksi Besar di Surabaya

Menurutnya, pengembangan ekosistem pariwisata yang terintegrasi menjadi langkah penting agar Sidoarjo mampu bersaing sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode