Publikasiterkini° Horsens _ Kapten tim Piala Thomas Indonesia, Fajar Alfian, memberikan peringatan keras kepada rekan-rekannya untuk tidak lengah menjelang laga krusial penyisihan Grup D melawan Thailand. Meski Indonesia mengantongi modal positif, kekuatan sektor ganda Negeri Gajah Putih dinilai menjadi ancaman serius yang bisa menjegal langkah Tim Merah Putih.
Pertandingan yang akan digelar di Forum Horsens, Denmark, ini diprediksi menjadi penentu status juara grup sekaligus memuluskan jalan menuju babak sistem gugur.
Fleksibilitas Strategi Thailand Jadi Sorotan
Fajar Alfian secara khusus menyoroti perubahan strategi Thailand yang menurunkan Dechapol Puavaranukroh di sektor ganda putra. Pemain yang biasanya mendominasi di nomor ganda campuran tersebut kini berduet dengan Ruttanapak Oupthong.
Kombinasi ini terbukti ampuh saat Thailand menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 4-1 pada laga perdana mereka.
”Thailand bermain sangat baik saat melawan Prancis. Dua sektor ganda mereka juga menghasilkan poin, ini yang harus kami waspadai. Dechapol kembali bermain di ganda putra bersama Ruttanapak. Ini kombinasi yang sangat bagus dan tidak boleh diremehkan,” ujar Fajar melalui keterangan resmi PP PBSI.
Rekap Laga Perdana: Indonesia Dominan, Thailand Mengancam
Indonesia saat ini memuncaki klasemen sementara Grup D setelah menyapu bersih kemenangan 5-0 atas Aljazair. Poin kemenangan Indonesia disumbangkan oleh:
- Tunggal Putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting.
- Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Di sisi lain, Thailand juga tampil perkasa saat menghadapi Prancis. Meski tunggal ketiga mereka, Puritat Arree, sempat kehilangan poin dari Toma Junior Popov, pilar utama seperti juara dunia Kunlavut Vitidsarn dan dua pasangan ganda mereka tampil solid untuk mengunci kemenangan 4-1.
Fajar menegaskan bahwa dalam format pertandingan beregu, sektor ganda sering kali menjadi momentum penentu. Mengingat Thailand memiliki kedalaman skuat yang fleksibel, Indonesia dituntut untuk tampil dengan kesiapan mental dan taktik yang matang.
”Siapa pun yang diturunkan nanti harus siap memberikan yang terbaik,” tegas Fajar.
Laga penyisihan Grup D ini merupakan bagian dari rangkaian Piala Thomas & Uber 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark, mulai 24 April hingga 3 Mei mendatang. Kemenangan atas Thailand akan memastikan posisi Indonesia sebagai favorit kuat untuk melaju ke fase berikutnya. rs
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini