Menu

Target Pertumbuhan 8 Persen, DPR Tekankan Penguatan Logistik Kereta Api

April 25, 2026

Jakarta – Upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen mendorong Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, untuk menekankan pentingnya penguatan sektor logistik, khususnya melalui moda transportasi kereta api.

Dalam kunjungan kerja ke Stasiun Gambir, Jakarta, Bambang menyampaikan bahwa kapasitas angkutan logistik kereta api saat ini masih belum optimal. Ia mencatat bahwa kapasitas yang tersedia baru mencapai sekitar 200 ribu TEUs, jauh di bawah target 1 juta TEUs yang pernah dicanangkan.

“Nah ini yang perlu didesak lagi supaya angkutan logistik ini bisa diangkut dengan menggunakan rangkaian kereta api ini,” ujarnya.

Menurut Bambang, penguatan angkutan logistik berbasis kereta api menjadi salah satu kunci dalam mendukung aktivitas industri. Ia menilai, sistem logistik yang efisien akan mempercepat distribusi barang dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan sektor logistik harus sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Selain aspek ekonomi, Bambang juga menyoroti dampak positif terhadap infrastruktur jalan. Dengan beralihnya sebagian angkutan logistik ke kereta api, beban jalan raya dapat berkurang sehingga meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Waspada Overheat! Mobil Listrik di Kebomas Gresik Terbakar Saat Indikator Baterai Lemah

“Jalan raya ini bisa lebih selamat, bisa lebih nyaman,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menyediakan infrastruktur pendukung, seperti depo kontainer dan akses jalan yang memadai ke stasiun.

Menurutnya, optimalisasi aset lahan yang dimiliki KAI dapat menjadi solusi untuk mempercepat pengembangan infrastruktur logistik.

“Karena itu masih tanahnya KAI semua sehingga kalau dilebarkan aksesnya, itu untuk logistik kita luar biasa,” ujarnya.

Bambang berharap, dengan peningkatan kapasitas dan infrastruktur yang memadai, angkutan logistik kereta api dapat memenuhi kebutuhan industri di Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan sistem transportasi yang efisien, aman, dan berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, DPR, dan operator transportasi menjadi kunci dalam mewujudkan sistem logistik nasional yang kuat dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode