Menu

Waspada Overheat! Mobil Listrik di Kebomas Gresik Terbakar Saat Indikator Baterai Lemah

April 23, 2026

Publikasiterkini° Gresik _ Sebuah insiden kebakaran menimpa satu unit mobil listrik jenis Hyundai Kona di Jalan Mayjen Sungkono Blok B/4, Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Rabu (22/4/2026) siang. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh panas berlebih (overheat) pada sistem baterai kendaraan.

Kronologi Kejadian

​Peristiwa bermula sekitar pukul 11.20 WIB. Pengemudi kendaraan, Alex, menjelaskan bahwa sebelum api muncul, panel instrumen mobil sempat menunjukkan indikator baterai lemah (low battery). Sekitar 10 menit kemudian, muncul peringatan overheat yang disusul dengan percikan api dari bagian bawah mobil.

​”Sempat muncul peringatan panas berlebih, lalu keluar percikan api dan langsung membesar,” ujar Alex di lokasi kejadian.

​Melihat api mulai merambat, Alex sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, sifat kebakaran baterai yang agresif membuat api sulit dikendalikan, sehingga ia segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.

​Laporan diterima petugas pada pukul 11.25 WIB. Satu unit armada pemadam langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kejadian pukul 11.37 WIB. Petugas segera melakukan prosedur pemadaman khusus untuk mengisolasi sumber panas pada baterai guna mencegah perambatan api yang lebih luas.

Baca Juga :  Polri Perkuat Kesetaraan Gender dan Peran Polwan di Misi Perdamaian Dunia Melalui PBB

​Setelah penanganan intensif selama kurang lebih 40 menit, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 12.15 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) yang tersisa di area sel baterai.

​Kepala Dinas Damkarla Gresik, Suyono, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut telah ditangani dengan aman dan tidak memakan korban jiwa.

​”Dugaan sementara kebakaran berasal dari overheat pada baterai mobil listrik tersebut. Anggota kami di lapangan telah memastikan pemadaman tuntas dan kondisi kembali kondusif pada pukul 12.15 WIB,” jelas Suyono.

​Hingga saat ini, kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses penghitungan. Insiden ini menjadi perhatian bagi para pengguna kendaraan listrik untuk selalu memperhatikan peringatan sistem pada dashboard dan segera menepi jika muncul indikator malfungsi pada suhu baterai.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode